Pada tanggal 4 Juni 2012, Kota Sawahlunto akan menjadi tempat start balapan sepeda ini dimulai. Di sisi lain, Sawahlunto memiliki Museum Kereta Api dan terdapat lokomotif tua yang bernama Kereta Mak Itam. Meski beberapa bulan lalu kondisinya kurang bagus, kini perbaikan pun dilakukan untuk menyambut ajang tahunan tersebut.
"Insya Allah kini keadaan Kereta Api Mak Itam sudah diperbaiki untuk menyambut Tour De Singkarak ini," kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, dalam launching Tour de Singkarak di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Jakarta, Senin (14/5/2012) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kereta Mak Itam merupakan suguhan dari Museum Kereta Api Sawahlunto. Di Museumnya, terdapat tiang-tiang, peron, dan juga arsitektur bangunan yang khas ala koloni Belanda. Di sini, wisatawan dapat menemukan berbagai macam peralatan perkeretaapian yang sudah berumur lebih dari 100 tahun, lengkap dengan informasinya.
Kereta Mak Itam merupakan satu di antara dua kereta api tertua di Indonesia, dibuat tahun 1965 kereta tersebut masih menggunakan lokomotif uap berbahan bakar batu bara. Wisatawan dan para peserta lomba pun dapat menikmati hamparan hutan yang hijau, bukit-bukit yang menjulang, dan juga udara pegunungan yang sejuk saat naik Kereta Mak Itam.
Saat menyaksikan Tour de Singkarak nanti, pastikan Anda mencoba untuk naik Kereta Mak Itam tersebut. Hamparan alam khas Minang yang penuh perbukitan, akan menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan. Namun memang, Kereta Mak Itam hanya beroperasi pada akhir pekan saja.
"Cukup beroperasi Sabtu-Minggu saja karena ramai orang. Kalau setiap hari beroperasi, bisa rugi," kata Irwan.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Desa dengan Hujan Abadi, Hampir Tak Pernah Melihat Matahari
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel
3 Hari Festival Songkran, 95 Orang Meninggal