Coban Jahe si Air Terjun Virgin

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Coban Jahe si Air Terjun Virgin

- detikTravel
Senin, 10 Sep 2012 11:37 WIB
Indonesia, Jawa Timur, Malang -


Malang sangat kaya akan wisata alamnya. Hari itu secara tidak sengaja saya menemukan papan petunjuk warna hijau dengan warna tulisan putih β€œCoban Jahe 6 km” dalam perjalanan menuju Coban Pelangi. Passion untuk bertravelling saya pun sangat kuat untuk mengunjungi air terjun ini, karena nama Coban Jahe yang masih sangat asing dan unik di telinga saya.

Coban Jahe ini terletak di desa Pandansari Lor Kecamatan Tumpang. Jika ditempuh dari kota Malang hanya membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam dengan jarak kurang lebih 23 km. Dinamakan Coban Jahe mungkin karena warna dari tebingnya dan juga karena tempat ini berada di dekat Taman Makam Pahlawan Kali Jahe.

Pada awal perjalanan kondisi jalanan masih baik, tetapi semakin mendekati lokasi air terjun, jalanan menjadi lebih kecil dan lebih tidak kelihatan kalau nantinya akan ada sebuah tempat wisata. Ditambah lagi tidak ada petunjuk yang jelas dimanakah lokasi air terjun ini. Tetapi kita masih bisa bertanya kepada masyarakat sekitar akan keberadaannya. Sebagai penanda akan keberadaan wisata ini, sekitar 500 meter dari air terjun akan ada Taman Makam Pahlawan Kali Jahe. Bagi pengendara kendaraan roda dua masih bisa untuk bisa memarkir kendaraanya di dekat air terjun, tetapi bagi pengendara mobil sangat susah untuk mendekati lokasi, sehingga harus berjalan kaki terlebih dahulu.
Suara gemericik air dari tempat parkir sudah terdengar jelas. Dengan hanya berjalan beberapa langkah kaki saja, Coban Jahe sudah terlihat sangat memesona. Tingginya sekitar 20 meter dengan debit air yang sedang. Di dekat air terjun terdapat tebing dengan kontur yang menjorok dan lebar dengan warna kuning kecoklatan seperti warna jahe. Udara di sekitarnya sangat sejuk, masih banyak pepohonan yang besar-besar. Saya tidak melihat sampah di sekitar air terjun. Begitu juga dengan fasilitas umum atau bangunan sejenisnya yang digunakan untuk menunjukkan bahwa ini adalah tempat wisata seperti loket pintu masuk dan toilet juga tidak ada. Tempat parkir pun hanya lapangan yang tidak terlalu luas. Oleh karena itulah air terjun ini masih tergolong alami atau virgin. Sehingga sangat sayang untuk tidak dikunjungi. Harapan besar saya jika Coban Jahe sudah ramai dikunjungi, marilah kita sebagai masyarakat harus sadar lingkungan dengan ikut menjaga dan memelihara warisan alam ini.
(gst/gst)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads