Tapi jika kita ingin mencoba berpetualang seperti itu, kita bisa mencobanya di Wirawisata, Cavetubing, Goa Pindul, Gunung Kidul, Jogjakarta. Disana kita bisa menyusuri goa yang terbentuk di bawah tanah oleh aliran Sungai Oyo. Goa sepanjang 300 meter itu menyajikan ukiran-ukiran dari air berupa stalagtit dan stalagmit. Dan itu masih aktif sampai sekarang. Di dalam goa itu terdapat 3 zona, yaitu zona terang, zona remang, dan zona gelap abadi. Selepas kita keluar dari mulut goa, tebing setinggi 7 meter sangat menantang untuk kita bisa melompat ke sungai oyo itu.
Untuk menyusuri Goa Pindul kita hanya memerlukan ban dan pelampung yang sudah disediakan oleh pengelola wirawisata Goa Pindul, yang sebelumnya kita harus melapor ke sekretariat Wirawisata Goa Pindul untuk mendapat guide yang akan menuntun kita selama berada di dalam goa maupun saat menyusuri sungai oyo yang panjangnya 1,5 km.
Lokasi Wirawisata Goa Pindul terletak di desa Gelaran II, Beliharjo, Karangmojo, Gunung Kidul, Jogjakarta. Sekitar 2,5 jam dari pusat kota Jogjakarta jika ditempuh dengan kendaraan roda 4.
(gst/gst)











































Komentar Terbanyak
Terpopuler: Pemuda Madiun yang Kabur dari Tur di Korea Sempat Terdeteksi di Masjid
Setelah Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Acara Lari, Entourage Bali Minta Maaf
Media Asing Ikut Soroti Polemik Entourage Bali yang Diduga Diskriminasi WNI