Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 02 Mar 2020 11:35 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Wisata di Bandung yang Bukan Cuma Perkara Perasaan

Intan MN
d'Traveler
Bandros : Teman Jelajah Keliling Kota Bandung
Bandros : Teman Jelajah Keliling Kota Bandung
Pajangan Lukisan Karya Kolaborasi Anak Bangsa di Museum Gedung Sate
Pajangan Lukisan Karya Kolaborasi Anak Bangsa di Museum Gedung Sate
Menikmati Eskrim di Pinggir Jalan Braga yang Terkenal
Menikmati Eskrim di Pinggir Jalan Braga yang Terkenal
Jalan Pagi di Forest Walk Babakan Siliwangi, Tengah Kota Persis.
Jalan Pagi di Forest Walk Babakan Siliwangi, Tengah Kota Persis.
detikTravel Community - Bandung kerap membekas di perasaan banyak traveler. Hanya soal wisata, Bandung lebih dari itu.Bandung sebagai salah satu kota yang mudah dijangkau, kurang lebih 3 jam perjalanan dengan mobil dari Jakarta. Namun, dapat memikat banyak wisatawan dengan keindahan alam dan kesejukan yang ditawarkan. Sebut saja daerah Lembang, Pangalengan, Ciwidey.Ramainya minat berwisata dari lokal maupun mancanegara disambut baik dengan pembangunan berbagai tempat wisata di daerah-daerah tersebut. Bagi wisatawan yang hanya memiliki waktu terbatas pun, kota Bandung sendiri bisa jadi pilihan wisata yang menggiurkan. Dua hari rasanya cukup untuk menjelajah sedikit wisata alam dan museum di Bandung, ditemani nikmatnya kuliner khas Bandung.Bagi wisatawan yang tidak punya banyak waktu untuk berlibur dan ingin menyegarkan diri dari penatnya aktivitas ibu kota, Bandung bisa jadi pilihan tepat. Untuk mengetahui tujuan wisata yang tersedia, mula-mula wisatawan bisa memanfaatkan Bandros sebagai teman pemandu.Berbagai bus dengan pilihan warna mencirikan rute perjalanan yang berbeda tersedia untuk mengantarkan pengunjung keliling kota Bandung sekaligus mengenal lebih jauh sejarah tiap tempat yang dilewati serta rekomendasi-rekomendasi wisata maupun kuliner. Cukup dengan membayar kisaran Rp 20 ribu untuk jasa pemandu wisata dan supir bus, wisatawan dapat naik dari halte-halte tertentu seperti Masjid Raya Bandung, Taman Lansia dekat Gedung Sate, dan beberapa halte lainnya.Tak jauh dari Gedung Sate, tersembunyi di belakang terdapat Museum Gedung Sate yang terletak di bawah gedung. Berbeda dari museum pada umumnya yang terkesan tua, wisatawan akan dibuat takjub dengan fasilitas yang disuguhkan museum yang satu ini.Di antaranya mulai dari gambaran fondasi Gedung Sate yang dapat dilihat di layar sentuh, replika Gedung Sate yang dapat berubah model dengan sendirinya saat didekati oleh pengunjung, hingga virtual reality yang dapat membuat pengunjung seolah terbang dengan balon udara di langit Bandung. Di penghujung museum, terdapat pajangan lukisan karya beberapa anak bangsa khususnya penduduk Bandung yang menggambarkan kota tempat tinggal mereka.Sore hari, wisatawan bisa menikmati suasana kota Bandung, tepatnya di Jalan Braga yang terkenal. Sekedar menikmati es krim yang dibeli di salah satu kios pinggir jalan, atau wisatawan bisa melipir ke salah satu kafe yang banyak ditemukan di sisi kanan-kiri jalan.Pagi hari, wisatawan dapat mengunjungi Forest Walk Babakan Siliwangi. Terletak persis di tengah kota, tak jauh dari Gelanggang Olahraga ITB terdapat trek untuk pejalan kaki dari kayu sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer, dibangun dengan ketinggian sekitar 2-5 meter dari permukaan tanah di hutan kota, menjadi sarana untuk warga lokal berolahraga maupun wisatawan berkunjung menikmati sejuknya alam dan indahnya panorama tiap sudut untuk berfoto.Selain wisata sejarah dan alamnya, Bandung juga kaya akan kuliner khas yang beragam. Mulai dari makanan ringan seperti bola ubi, bolu/roti bakar, serabi, batagor siomay, hingga hidangan utama seperti sei sapi yang terkenal. Tak jarang semakin mudah wisatawan untuk menemukan resto maupun kafe yang menyajikan hidangan lezat lengkap dengan pemandangannya yang keren dan unik.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA