Melihat Rumah Adat Batak di Museum Batak Tomok
Sabtu, 17 Feb 2018 08:50 WIB
Rudi Chandra
Jakarta - Daya tarik lain dari Samosir adalah Rumah Adat Batak. Untuk mengenal lebih bagaimana rumah adat ini, datang saja ke Museum Batak Tomok.Salah satu Rumah Adat Batak Toba yang bisa dinikmati wisatawan berada di Desa Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir. Tepatnya rumah adat ini bisa dilihat di Museum Batak Tomok yang bentuk bangunan museumnya berupa Rumah Adat Batak Toba.Salah satu pesona dari Pulau Samosir, pulau vulkanik yang berada di tengah Danau Toba adalah budaya yang masih terjaga dengan sangat baik. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya Rumah Adat Batak Toba yang berdiri di segala penjuru pulau.Salah satu Rumah Adat Batak Toba yang bisa dinikmati wisatawan berada di Desa Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir. Tepatnya rumah adat ini bisa dilihat di Museum Batak Tomok yang bentuk bangunan museumnya berupa Rumah Adat Batak Toba.Rumah adat ini dibangun pada tahun 2005 yang lalu dengan konsep Rumah Bolon yaitu rumah tradisional Adat Batak Toba khusus untuk para raja dan keluarganya. Rumah adat ini menggunakan model bangunan tanpa kamar, bila ingin membuat sebuah ruangan, cukup disekat dengan menggunakan kain ulos saja.Arsitekturnya sendiri sangat kental dengan budaya Batak Toba yang berupa rumah panggung yang dibangun dari material kayu dan disangga oleh beberapa tiang penyangga yang terbuat dari kayu. Di dindingnya juga terdapat ukiran-ukiran dan ormanen khas Batak yang dinamakan gorga.Arsitektur rumah adat ini juga memiliki banyak arti filosofi, mulai dari tangganya yang berjumlah ganjil karena bagi orang Batak angka ganjil adalah angka keberuntungan. Lalu pintu masuknya yang rendah sehingga harus menunduk saat masuk ke dalam, ini diartikan bahwa seorang tamu harus menghargai pemiliki rumah. Kemudian atap rumah yang lebih tinggi di depan daripada di belakang juga memiliki makna bahwa seorang anak harus lebih baik dan lebih sukses dari kedua orang orang tuanya.Ukiran-ukiran yang ada juga memiliki makna, seperti ukiran cicak yang diartikan bahwa orang batak harus bisa hidup dimana saja seperti cicak. Selain itu, masih banyak lagi makna filosofis yang bisa ditemukan dari sebuah rumah adat Batak Toba.Asyiknya, selain kita bisa menikmati Rumah Adat Batak Toba yang penuh dengan makna filosofis, di sini kita juga bisa belajar sejarah Batak dari barang-barang koleksi Museum Batak Tomok yang ada di dalam rumah ini. Ibarat kata pepatah, sekali dayung dua tiga pulau terlampau.
Komentar Terbanyak
Ada Gerbong Khusus Merokok di Kereta, Kamu Setuju?
Terpopuler: Dedi Mulyadi Terancam Dicopot, Ini Penjelasan DPRD Jabar
Bisa-bisanya Anggota DPR Usulkan Gerbong Rokok di Kereta