Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 19 Feb 2018 14:45 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Hanya Punya Waktu Sebentar di Medan? Ke Museum Rahmat Saja

Ivonesuryani
d'Traveler
Hewan-hewan yang diawetkan ditata dengan sangat artistik.
Hewan-hewan yang diawetkan ditata dengan sangat artistik.
The African Big Five yang terdiri dari Gajah, Badak Putih, Banteng, Singa dan Macan Tutul. Koleksi African Big Five ini merupakan pajangan yang sangat mengesankan.
The African Big Five yang terdiri dari Gajah, Badak Putih, Banteng, Singa dan Macan Tutul. Koleksi African Big Five ini merupakan pajangan yang sangat mengesankan.
Komodo dan harimau yang terdapat pada Indonesian Species Room. Ada sekitar 98 hewan dari Indonesia di ruang pamer ini.
Komodo dan harimau yang terdapat pada Indonesian Species Room. Ada sekitar 98 hewan dari Indonesia di ruang pamer ini.
Kambing Gunung yang ditata seperti di habitat aslinya.
Kambing Gunung yang ditata seperti di habitat aslinya.
Rahmat International Wildlife Museum  Gallery yang megah dan full AC.
Rahmat International Wildlife Museum Gallery yang megah dan full AC.
detikTravel Community - Kalau punya waktu singkat di Medan, cobalah ke museum unik yang satu ini. Letaknya hanya 45 menit dari Bandara Kualanamu.Jika traveler sedang ke Medan tapi hanya punya sedikit waktu dan bingung mau kemana, saya sarankan ke Rahmat International Wildlife Museum & Gallery saja atau lebih dikenal dengan nama Museum Rahmat. Akses untuk menuju ke sini pun cukup mudah karena museum ini berada di tengah kota dan hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar 45 menit dari Bandara Internasional Kualanamu. Museum yang berada di Jalan S. Parman No. 309 Medan ini memiliki koleksi sekitar 5.000 hewan yang diawetkan. Untuk masuk ke museum, kita harus membeli tiket di loket yang berada di bagian depan gedung, dengan tarif Rp. 50.000 untuk dewasa dan Rp. 40.000 untuk anak-anak. Pendiri museum ini adalah DR. H. Rahmat Shah, seorang penggemar olahraga berburu profesional kelas dunia, konservasionis dan pencinta alam yang telah berpetualang ke berbagai penjuru dunia. Ayah dari Raline Shah, seorang bintang iklan dan artis, ini merupakan putra Indonesia pertama yang menerima International Conservation Award, The Big Five Grand Slam Awards dan World Hunting Awards. Ketika kaki kita melangkah memasuki lantai pertama museum yang megah ini, kita akan langsung dibuat terpana dengan koleksi African Big Five yang terdiri dari Gajah, Badak Putih, Banteng, Singa dan Macan Tutul. Kelima hewan ini adalah hewan-hewan paling besar dan dianggap paling berbahaya di Afrika. Koleksi African Big Five ini merupakan pajangan yang sangat  mengesankan. Pada ruangan berikutnya, kita akan menjumpai Night Safari yang berisi koleksi hewan buas yang hidup di hutan dan hewan yang aktif pada malam hari. Di ruangan ini kita akan dibawa ke suasana hutan rimba yang remang-remang dan terdengar auman si raja rimba dan suara-suara hewan nokturnal seperti burung hantu. Setelah melihat koleksi hewan malam, kita bisa melihat kucing-kucing liar dari manca negara, berbagai jenis beruang, rusa dan kambing gunung. Koleksi kambing gunung yang berjumlah sekitar 22 ekor ini disusun seperti sedang berada di pegunungan, habitat aslinya. Hewan-hewan yang berasal dari Indonesia berada di lantai dua dan ditata dengan sangat apik. Beraneka hewan ada di sini, seperti Burung Mambruk, Harimau Sumatera, Ular Kobra Raja, Komodo dan puluhan hewan lainnya. Di lantai dua juga terdapat koleksi berbagai jenis burung, kura-kura, koleksi kupu-kupu dan kumbang yang langka, kerangka Gajah Asia, kerangka Kuda Nil dan kerangka Orang Utan. Selain ruang pamer hewan-hewan yang diawetkan, musium ini juga memiliki fasilitas seperti perpustakaan, cafe, ruang penjualan souvenir, toilet dan mushola. Lebih dari sekadar mengisi waktu luang, di museum ini kita bisa belajar tentang keanekaragaman satwa yang ada di dunia. Museum Rahmat mendokumentasikan kurang lebih 2.500 spesies, sebuah hal yang sangat luar biasa. Saya yakin, pasti banyak sekali hewan di sini yang tidak pernah kita jumpai sebelumnya.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA