Jakarta - Menempuh kurang lebih hampir satu jam perjalanan dari pusat Kota Makassar kearah Kabupaten Maros, pengunjung bisa sampai di sebuah objek wisata alam terkenal disana yakni Taman Nasional Bantimurung Bulusaurung. Sesuai dengan namanya objek wisata ini banyak menawarkan Keindahan wisata alam yang memukau, sebut saja air terjun Bantimurung, Danau Kassi Kebo, Tracking ke Gua-gua alam dan masih lainnya. Yang seru tentu adalah mengamati Kupu-kupu langsung dari habitatnya.Ya, Taman Nasional Bantimurung Bulusaurung ini dijuluki sebagai kerajaan kupu-kupu yang ada di Indonesia. Puluhan hingga ratusan spesies Kupu - kupu hidup dan berkembang disini. Meski begitu, ternyata saat ini tak banyak spesies kupu-kupu yang bisa dilihat secara langsung.Banyak alasan yang mendasari antara lain berkembangnya taman nasional kini menjadi tempat wisata yang mendorong Kupu-kupu untuk bermigrasi lebih jauh kedalam hutan dan pada saat berkunjung bukan musim mereka berkembang biak. Tapi jangan sedih, kalau pengunjung yang ingin tetap melihat bermacam-macam indahnya spesies kupu-kupu bisa berkunjung ke Museum Kupu-kupu yang ada di dalam Taman Nasional Bantimurung ini.Terletak tak jauh dari loket masuk Taman Nasional Bantimurung ini, menjadikan museum Kupu-kupu ini mudah untuk ditemukan. Tengoklah kesebelah kiri dari jalan masuk maka akan terpampang petunjuk Γ’β¬ΕMuseum Kupu-kupu. Jalan kurang lebih seratus meter ke dalam, disana akan dijumpai rumah kaca yang berbentuk atap kerucut di antara hutan wisata. Di dalamnya banyak dijumpai ratusan kupu-kupu yang telah diawetkan di etalase kaca. Untuk masuk ke museum ini kita harus membayar sebesar 5.000 rupiah.Warna-qarni kupu-kupu yang diawetkan menjadi daya tarik tersendiri disini. Ruangan museum kupu-kupu ini tak terlalu luas, namun cukup tertata rapi dengan beberapa etalase kaca di sepanjang dinding dan tengah bangunan yang berisi bermacam aneka warna dan jenis kupu-kupu. Dari sekitar ratusan koleksi kupu-kupu diantaranya yang terbanyak adalah jenis yang berasal dari Bantimurung.Masuk ke museum ini sedikit mengobati rasa kecewa karena tidak bisa bertemu kupu-kupu dihabitat aslinya. Di sini kita bisa mempelajari berbagai macam spesies kupu-kupu dan berbagai macam serangga lainnya. Serunya lagi, keluar dari museum ini kita bisa membeli aneka souvenir kupu-kupu yang dijual disini sebagai buah tangan












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru