Jakarta - Setelah capek berkeliling Kota Surabaya, cobalah bersantai sejenak di Taman Bungkul. Suasananya asri dan fasilitasnya lengkap.Taman Bungkul yang memilik luas hampir 900 meter persegi ini terletak di Jalan Raya Darmo. Dibangun pada masa pemerintahan walikota Surabaya saat itu yakni Bapak Bambang DH. Taman Bungkul ini menjadi salah satu objek wajib dikunjungi jika anda melancong ke Kota pahlawan, Surabaya.Taman ini menjadi sesuatu yang istimewa untuk dibanggakan oleh warga Surabaya karena pernah dinobatkan sebagai taman terbaik di Asia oleh PBB. Fasilitas di taman bungkul ini terbilang cukup lengkap seperti skateboard track, BMX track, jogging track, taman bermain, toilet, mushola dan lain sebagainya.Green area dan macam jenis tumbuhannya sangat beragam dan menambah asri taman bungkul ini. Bagi anda para mahasiswa dan pekerja kantoran yang jenuh bekerja di kantor di taman bungkul ini juga disediakan WiFi gratis yang disediakan oleh pemerintah.Dengan berbagai macam fasilitas ini, maka tidak heran taman yang diresmikan pada tahun 2007 lalu banyak pengunjung. Dari yang sekedar duduk-duduk menghabiskan waktu, berolahraga hingga berwisata ria. Banyak orang tua yang mengajak anak mereka untuk mengunjungi Taman Bungkul ini untuk bermain di arena permainan yang disediakan di seputaran taman.Di belakang taman ini terdapat sebuah makam atas nama Mbah Bungkul yang sering diziarahi. Nama Mbah bungkul inilah yang menjadi awal mula nama Taman Bungkul. Mbah Bungkul atau yang bernama asli Ki Ageng Supo ini merupakan toko yang sangat berpengaruh dalam penyebaran Islam di wilayah Surabaya. Beliau juga merupakan adik ipar dari Sunan Ampel.Di Taman bungkul ini pula lah anda bisa menemukan makanan khas Surabaya yang sudah mulai langka yakni Pecel Semanggi. Masuk ke taman ini tidak dipungut biaya alias gratis dan bila hari sabtu, biasanya terdapat perpustakaan keliling. Jangan lupa juga untuk datang ke Car Free day setiap hari Minggu di sini ya.












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica