Taman Nasional Baluran, 'Afrika' dari Jawa Timur
Selasa, 14 Feb 2017 11:45 WIB
Basri Bachtiar
Jakarta - Tidak perlu jauh-jauh ke Afrika untuk melihat binatang liar di padang rumput. Mampir saja ke Taman Nasional Baluran di Jawa Timur.Terik matahari menemani perjalanan saya menuju Africa Van Java, Taman Nasional Baluran. Siapa yang tak kenal Afrika, sebuah benua yang memiliki padang savana yang luas dan diisi hewan-hewan liar. Kali ini saya mengunjungi 'Little Africa' Taman Nasional Baluran.Taman Nasional Baluran terletak di Wilayah Banyuputih sebelah utara Banyuwangi atau masuk wilayah kabupaten Situbondo. Untuk menuju taman nasional ini sangat mudah karena melintasi jalan provinsi yang menghubungkan Surabaya-Banyuwangi. Dari Surabaya melewati jalur Surabaya-Sidoarjo-Bangil-Pasuruan-Probolinggo-Situbondo-Batangan yang merupakan pintu gerbang Taman Nasional Baluran. Dinamakan Taman Nasional Baluran, karena di dekat taman nasional ini ada sebuah Gunung yang bernama Gunung Baluran.Untuk memasuki Taman Nasional Baluran, kita harus membeli tiket masuk seharga Rp 17.500/orang. Jika kita tidak membawa kendaraan pribadi, bisa naik ojek atau menyewa mobil untuk sampai ke Bekol. Bekol ini merupakan wilayah yang memiliki padang savana yang luas sekali. Dan di Bekol ini ada menara pandang untuk melihat luasnya savana dari ketinggian.Dari pintu gerbang ke Bekol kurang lebih menempuh perjalanan sepanjang kurang lebih 13 Km dengan kondisi jalan yang agak rusak. Sisi kanan kiri jalan menuju Bekol penuh dengan vegetasi yang lebat dan masih sangat terjaga. Bahkan sampai sampai ada tulisan 'dilarang memancing' yang menandakan tempat ini memang sangat dijaga kelestariannya.Setengah jam berlalu, kami pun sampai juga di Bekol. Panas terik khas Afrika dan padang savana yang luas benar-benar menunjukKan Taman Nasional Baluran pantas untuk disebut Africa Van Java. Savana yang luas dan diperindah dengan cantiknya Gunung Baluran dari kejauhan. Menikmati hembusan angin di tempat ini sungguh membuat fresh otak kita.Setelah puas menikmati padang savana dari Bekol, kami pun melanjutkan perjalanan ke Pantai Bama. Letak Pantai Bama masih di Wilayah Taman Nasional Baluran, jaraknya 3 KM dari Bekol. Dalam perjalanan ke Pantai Bama, kami pun bisa melihat hewan hewan-hewan berkeliaran bebas seperti rusa, monyet, merak, dll. Dari Bekol ke Pantai Bama cuma ditembuh 15 menitan.Setibanya di Pantai Bama, kami pun segera mengeksplorasi tempat ini. Tempat yang pertama kami kunjungi adalah kawasan wisata mangrovenya. Di sebelah sisi kanan pantai ini masih terdapat hutan mangrove yang masih lebat. Sejuknya hutan mangrove ditambah semriwingnya angin laut semakin membuat betah untuk berlama-lama di tempat ini. Setelah puas, kami pun segera menuju sisi lain Pantai Bama. Pasir putih yang halus dan masih bersih membuat pantai ini sangat pas untuk dijadikan tempat liburan akhir pekan.Waktu terbaik untuk mengunjungi Pantai Bama adalah pada pagi hari. Karena dari pantai ini kita bisa menikmati sunrise, dan ketika air laut masih surut kita dapat melihat biota-biota laut yang ada di sini.Karena waktu semakin sore, kami pun segera bergegas pulang. Dalam perjalanan pulang, kamiΓΒ











































Komentar Terbanyak
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten
Citilink Ngegas, Armada Jadi 43 Pesawat, Terbang Lagi dari Bandung Mulai 17 Agustus