Merbabu, Gunung yang Selalu Membuat Rindu
Sabtu, 22 Mar 2014 09:15 WIB
Missfala Rahmatina
Jakarta - Gunung Merbabu yang menjulang jadi latar Kota Salatiga, Jawa Tengah, mempunyai pesona yang akan membuat setiap mata yang memandang ingin mencicipi puncaknya . Sekali mendaki, rasanya selalu rindu untuk kembali.Pendakian saya dan teman-teman dimulai dari jalur Cunthel, Kopeng, Salatiga. Kami berangkat pukul 11.00 WIB dan setelah melewati 7 jam perjalanan, sampailah kami di pos 4. Di pos 4 ini terdapat pemancar, kami memutuskan untuk mendirikan tenda karena waktu sudah menunjukkan pukul 18.00 WIB.Β Malam hari dengan pemandangan city light Kota Salatiga dan secangkir kopi panas untuk menghangatkan tubuh dari terpaan angin Gunung Merbabu memang menimbulkan rasa damai yang tiada duanya. Setelah itu kami tidur dan bangun pada pukul 3 pagi, disambut dingin yang menembus jaket tebal hingga menusuk sampai ke tulang.Β Perjalanan kami lanjutkan untuk menuju puncak, kira-kira memakan waktu 2 jam. Track dari pos 4 sampai ke puncak ini lebih sulit dari pos 1 sampai ke pos 4.Saya sempat ingin menyerah saja karena tidak kuat dengan dinginnya, tapi pesona Puncak Merbabu terlalu kuat, dan akhirnya Puncak Kentheng Songo pun sudah berada di bawah kaki kami.Β Tanpa butuh waktu lama, semburat keemasan muncul dan seakan menyapa kami. Sunrise dari puncak Merbabu yang begitu indah, menemani kami mengagumi keindahan gunung di sekitarnya, yaitu Merapi, Sindoro, dan Sumbing.Perlahan, kabut pun mulai hilang tersapu sinar matahari, menampakkan kota-kota dibawah Gunung Merbabu yang terlihat seperti miniatur. Tak lupa kami selalu mengaguminya dengan menyeruput kopi.












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong