Ini Dia Tempat Rafting Para Penantang Adrenalin di Bali
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ini Dia Tempat Rafting Para Penantang Adrenalin di Bali

Widiarto Dwi Pracoyo - detikTravel
Sabtu, 26 Mar 2016 17:07 WIB
Jakarta - Jika Sungai Ayung di Bali dirasa kurang menantang, mungkin kamu harus coba ke Telaga Waja. Banyak spot seru yang bikin kamu teriak!Telaga Waja adalah salah satu aliran sungai yang mengalir di Karangasem, Bali. Sebenarnya ada beberapa lokasi di Bali yang terkenal dengan arung jeramnya antara lain Sungai Ayung dan Telaga Waja. Untuk Sungai Ayung arusnya memang konon tidak terlalu deras. Sedangkan untuk di Telaga Waja, selain pemandangan alam yang indah, aliran sungainya juga cukup deras dan memacu adrenalin.Perjalanan dimulai pagi hari sejak penjemputan. Ada beberapa operator rafting yang beroperasi. Namun start dan finishnya tetap di titik yang sama. Untuk keberangkatan, para operator menyediakan jasa antar jemput bagi para tamu di hotel. Tinggal menyebutkan nama hotel dan daerahnya, maka penjemputan akan disesuaikan dengan tamu lain yang berada di sekitar kawasan hotel. Biaya rafting kurang lebih sekitar Rp 250.000 termasuk penjemputan di hotel dan makan siang.Perjalanan menuju Telaga Waja memerlukan waktu sekitar 2 jam ke arah timur Bali. Perjalanan yang semakin menanjak menandakan wisatawan sudah akan memasuki area rafting. Seperti biasa ada welcome drink dan persiapan termasuk menggunakan helm keselamatan sebelum berangkat. Beberapa peralatan seperti kamera dan dompet dapat dibawa dan dititipkan pada pemandu di dalam dry bag. Lebih serunya lagi, kita mungkin saja akan dipasangkan dengan wisatawan dari negara lain. Jadi selain bisa bermain rafting kita juga menambah teman.Setelah menuruni lembah, wisatawan akan diberi briefing dan petunjuk aba-aba sebelum mengarungi sungai sejauh 16 km selama 2,5Β  jam. Jeram di Telaga Waja memang seru! Bagi pecinta adrenalin wajib untuk dicoba. Banyak sekali rintangan sehingga wisatawan harus siap menunduk, berlindung, telentang dan berbagai manuver lain agar tetap aman dalam bermain rafting dan perahu bisa berjalan lancar. Β Di perjalanan kita harus turun karena ada air terjun yang tidak mungkin diarungi. Kemudian di tengah perjalanan kita akan berhenti di satu titik untuk membeli minum dan juga berfoto di tengah pemandangan alam yang masih alami. Ada pula air terjun kecil yang sayang dilewatkan sebagai objek untuk berfoto.Ketika tenaga terisi, saatnya kembali mengarungi derasnya jeram sungai. Beberapa kali perahu sempat tersangkut ataupun hampir terbalik. Tapi itu justruΒ  menambah keseruan dalam bermain arung jeram. Puncaknya adalah ketika arus sudah mulai tenang, pemandu merapatkan kapal dan meminta semua wisatawan berbaring di dalam perahu. Seluruh dayung dan barang bawaan diletakkan di belakang. Setelah menunggu giliran, perahu berjalan perlahan dan rupanya menuju dam-bendungan! Rasanya benar-benar menegangkan terjun dari ketinggian 5 meter di tengah derasnya arus bendungan. Lebih serunya lagi, para fotogafer udah siap mengabadikan momen ini dengan kamera sehingga tidak perlu khawatir terlewatkan momen paling asyik ini.Setelah sampai di ujung arung jeram, wisatawan harus menyiapkan tenaga dan stamina untuk menaiki lembah menuju tempat ganti dan tempat penjemputan. Namun jangan khawatir, sudah dibuat jalan dan tangga yang cukup bagus sehingga dapat mengakomodasi wisatawan untuk naik dengan nyaman. Apabila lelah, wisatawan bisa beristirahat dan memandang pemandangan lembah sungai yang menghampar di bawah. Di tempat ganti dan mandi juga disiapkan pula makan siang, dan tentu saja kita bisa membeli hasil foto di bendungan tadi seharga Rp 50 ribu untuk tiap foto.Sudah siap memacu adrenalin di indahnya Telaga Waja? (travel/travel)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads