Wisata Bahari
Menantang Arus di Mangrove Nusa Lembongan, Bali
Sabtu, 07 Nov 2015 11:35 WIB
Fitrie Hardyanti
Jakarta - Hutan mangrove identik dengan suasana gelap, pohon bakau dan air yang tidak terlalu jernih, tapi tidak dengan hutan mangrove di Nusa Lembongan Bali. Di sana terdapat spot diving dengan arus dan keindahan bahari yang kaya.Tepat tidak jauh di depan hutan mangrove ini terdapat spot diving yang indah namun sangat menantang. Untuk menuju lokasi ini sangatlah mudah, hanya 5-10 menit ke arah utara menggunakan boat dari Pelabuhan Jungut Batu, Nusa Lembongan. Sedangkan untuk mencapai Pulau Nusa Lembongan ini pun tergolong sangat mudah, hanya dengan menaiki speed boat dari Pantai Sanur selama 30 menit, maka kita sudah dapat mendaratkan kaki di pulau terindah di Bali ini. Bagi pecinta olahraga diving, spot ini sangat direkomendasikan untuk dicoba. Sebelum turun entry, di spot ini akan diberikan penjelasan umum terlebih dahulu oleh sang Dive Master. Ternyata untuk menyelam di sini kita harus memperhitungkan kondisi waktu pasang surut air, karena hampir semua spot diving di Nusa Lembongan ini tipenya berarus kencang. Drift dive atau menyelam mengikuti arus sudah pasti akan dilakukan di spot ini. Keuntungan drift diving ini kita tidak perlu capek-capek berenang, hanya diam mengikuti arus seperti terbang melayang. Tapi jangan mencoba melawan arusnya, karena dijamin udara dalam tabung akan cepat boros atau habis.Menyelam di spot ini tidak memerlukan kedalaman yang dalam, cukup di kedalaman 8-15 meter saja. Begitu masuk langsung mengatur buoyancy, usahakan untuk berenang tidak menjauhi karang dan tetap dekat dengan buddy kita. Arus di spot ini bisa dikatakan agak sedikit berbahaya, karena arus akan menarik para penyelam untuk ke arah lautan lepas (blue ocean). Traveler harus bisa mengontrol diri untuk tetap berada tidak jauh dari permukaan karang. Sesekali saya harus berenang melawan arus karena sempat terbawa arus menjauhi karang. Adrenalin pun akan sangat terpacu di sini. Dengan arus yang kencang seperti itu, spot ini memiliki visibilitas yang jernih. Waktu yang pas untuk turun di spot ini adalah pagi hari sekitar pukul 08.00-10.00 pagi dan siang menjelang sore, sekitar pukul 14.00-16.00 sore. Kontur permukaannya pun cenderung slope tapi kemudian rata di kedalaman 10-15 meter.Pemandangan bawah lautnya sangatΒ diacungi jempol. Tutupan karang keras dan karang lunak (soft coral) di spot ini hampir rata warna - warni menutupi spot ini. Sesekali menemukan bongkahan karang besar di yang dipenuhi lili laut atau biota benthos. Soft coral terlihat bergoyang-goyang mengikuti arus di spot ini. Sensasi terbang melayang langsung dirasakan, seperti melayang di dalam akuarium laut raksasa dan hanya bisa diam disuguhi pemandangan indah ini. Schooling ikan dari yang kecil hingga besar banyak ditemukan di sini. Warna-warni ikan jenis Anthias memenuhi spot ini.Saya juga menemukan Puffer Fish yang besarnya hampir satu meter sedang bersembunyi di atas hamparan softcoral. Di spot ini banyak juga ditemukan ikan dari jenis Angelfish, Butterflyfish, Surgeon fish, Triggerfish, berbagai jenis ikan Wrasses, Moorish Idol, Damselfish, Snapper, Fusilier, Grouper bahkan sempat melihat ikan jenis Trevally melintas di sini. Diantara lubang-lubang banyak juga ditemukan anemone dan tentunya bersama si lucu ikan badut. Di sini saya juga menemukan seekor penyu yang lagi asyik berenang.Waktu sudah menunjukkan 55 menit dan tekanan masih 100 bar, kami melewati seperti kabel besar panjang di bawah air dan Dive Masten pun menyuruh kami untuk safety stop dan segera naik. Oh, ternyata kabel panjang tadi adalah batas dari spot ini. Berapa pun tekanan udara yang masih tersisa di dalam tabung jika sudah melewati kabel ini maka penyelam harus segera naik. Ini dikarenakan setelah melewati kabel ini sudah mendekati laut lepas, dan banyak sekali kejadian seperti penyelam hanyut atau hilang karena tidak mengetahui batas ini. Jadi berminat menantang adrenalin di spot manggrove ini?












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
PDIP Vs PSI Soal Jokowi Jalani Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung
Di Lampung, Jokowi Jalani Tradisi Injak Kepala Kerbau