Yang Segar-segar di Pagaralam, Air Terjun Embun
Senin, 16 Nov 2015 10:20 WIB
Muhammad Catur Nugraha
Jakarta - Air terjun di kaki Gunung Dempo seakan tidak ada habisnya. Tak hanya Air Terjun Tujuh Kenangan, masih ada lagi Cughup Embun yang airnya sesejuk dan sebening embun di pagi hari.Tak cukup waktu sehari untuk menjelajahi objek wisata air terjun di Kota Pagaralam. Jumlahnya yang cukup banyak, setidaknya hingga saat ini sudah terdapat 17 air terjun yang ada dalam pengawasan Pemkot Pagaralam. Belum lagi air terjun yang belum banyak dijamah karena lokasinya baru ditemukan.Apabila dibuat sebuah pilihan air terjun mana yang hendak dikunjungi saat berwisata di Pagaralam, sangat disarankan mengunjungi Cughup Embun. Cughup Embun terletak di Dusun Pematangbango, Desa Cughup Jare, Kecamatan Pagaralam Utara.Dibandingkan dengan air terjun lainnya, Cughup Embun memiliki keindahan tersendiri. Ketinggiannya curah air yang jatuh di dasarnya telah berubah menjadi embun akibat air yang jatuh ditiup angin dan menimpa bebatuan. Itulah mengapa air terjun ini diberi nama Cughup Embun.Kunjungan kami ke Cughup Embun adalah kelanjutan dari petualangan menjelajahi airterjun di kaki Gunung Dempo. Sebelumnya kami telah berhasil mengunjungi Cughup Tujuh Kenangan dan Cughup Alap-alap, yang lokasinya berada agak ke dalam sehingga membutuhkan trekking untuk mencapai lokasi. Untuk Cughup Embun lokasinya mudah ditemukan. Pintu masuknya berada di pinggir jalan. Dari pintu masuk tersebut, setelah membayar tiket masuk, kami berjalan menuruni anak tangga berukuran besar.Harus berhati-hati karena anak tangganya ditumbuhi oleh lumut sehingga agak licin. Selama menuruni anak tangga, kami begitu menikmati nuansa yang sangat alami di sini, yakni berupa hutan dengan pepohonan hijau dan rimbung serta suara serangga pegunungan yang hinggap di batang pohon.Usai menuruni anak tangga, kami sudah bisa melihat air terjun. Jika ingin lebih dekat lagi atau berada di bawah air terjunnya langsung, tinggal berjalan sedikit lagi. Kami pun sampai di bawah Cughup Embun yang menghadirkan kesejukan alami.Menurut Edhi, rekan perjalanan saya, jika sedang musim penghujan maka air terjun seperti terbagi menjadi tiga. Seolah-olah ada tiga air terjun yang jatuh ke tempat yang sama.Namun karena kunjungan kami waktu itu saat musim kemarau, hanya terlihat dua saja dan itu juga dengan debit air yang kurang deras. Tapi dengan dinding yang tinggi tetap membuat air terjun ini memiliki pesona.Di sini Edhi mencoba untuk menikmati air terjun dengan berenang. Namun ia tak bertahan lama karena memang airnya sangat dingin, sedingin embun di pagi hari. Saya sendiri lebih memilih untuk mengambil gambar atau pemandangan di sekitar air terjun.Apakah traveler tertarik untuk melihat dan merasakan keindahan Cughup Embun? Kalau tertarik, datanglah ke Kota Pagaralam, Negeri Seribu Satu Air Terjun.












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru