Dream Destination Japan
Kuliah Sehari di Briefing Dream Destination Japan
Jumat, 17 Okt 2014 09:45 WIB
Anton Tri Sutrisno
Jakarta - Semakin dekat dengan Dream Destination Japan, saya semakin tegang untuk menjalani kegiatan pembekalan sebelum berangkat. Namun semua menjadi menyenangkan karena pembekalannnya benar-benar unik.Pembekalan sebelum acara Dream Destination Japan kerja sama Skyscanner dan detikTravel berlangsung seru. Banyak pembelajaran yang dapat dapat diambil dalam acara pembekalan. Baik dalam cara menulis dengan keren, juga tips dalam fotografi. Semuanya berlangsung gokil.Semenjak dikabari bahwa saya adalah salah satu finalis dari Dream Destination kerjasama Skyscanner dan detikTravel, saya seakan seperti tidak percaya. Benar-benar jauh dari bayangan yang ada di pikiranku. Sehari sebelum pemberangkatan, saya menjalani kegiatan briefing di kantor detik, tepatnya di Gedung Adveco.Ini adalah pertama kalinya saya menjejakkan kaki di Gedung Adveco. Karena pada saat sesi wawancara kemarin, saya tidak melakukannya langsung di kantor Detik, melainkan via video call. Pertama kali menjejakkkan kaki, hati benar-benar was-was karena kedatanganku terlambat. Mungkin redaksi sudah tidak dapat mentoleransi. Ternyata semuanya jauh seperti yang ada dalam pikiran. Redaksi sama sekali tidak marah dengan keterlambatanku. Acara pembekalan yang berlangsung berlangsung seru. Banyak informasi yang dapat diambil dalam acara pembekalan ini. Semuanya tidak sia-sia. Kuliah singkat mengenai dunia jurnalistik sangat berharga. Bagaimanapun juga, saya akan mengaplikasikannnya dalam ekspedisi di Jepang. Tanggung jawab dalam kompetisi ini pasti akan berbuah hasil yang manis.Dream Destination Japan adalah program kerjasama antara situs pencarian traveling, Skyscanner dengan detikTravel. Program ini mengajak d'Traveler liburan bareng ke Jepang selama 5 hari 4 malam, gratis!












































Komentar Terbanyak
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
Viral 'Tembok Ratapan Solo', Politisi PSI: Bukti Jokowi Dicintai
Sejarah Tembok Ratapan yang Asli: Tempat Suci Umat Yahudi