Subhanallah, Khusyuknya Beribadah di Bandara Kansai

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Dream Destination Japan

Subhanallah, Khusyuknya Beribadah di Bandara Kansai

Anindia Indah - detikTravel
Senin, 20 Okt 2014 11:55 WIB
loading...
Anindia Indah
Al Quran di Kansai, Jepang
Tanda Prayer's Room
Bersih dan luas
Tempat duduk dan mukena
Bermacam-macam panduan bacaan di Jepang
Subhanallah, Khusyuknya Beribadah di Bandara Kansai
Subhanallah, Khusyuknya Beribadah di Bandara Kansai
Subhanallah, Khusyuknya Beribadah di Bandara Kansai
Subhanallah, Khusyuknya Beribadah di Bandara Kansai
Subhanallah, Khusyuknya Beribadah di Bandara Kansai
Jakarta - Tahukah Anda, ternyata penduduk Jepang memahami arti toleransi antar umat beragama. Salah satu buktinya ada di Bandara Kansai, Osaka. Di sini ada musala yang bersih, rapi, sejuk dan terdapat banyak buku doa serta Al Quran.Ketika hendak memasuki ruangan beribadah di Bandara Kansai, kita akan disambut dengan lambang orang yang sedang beribadah dengan tulisan "Prayer's Room". Di dalam ruangan dengan nuansa berwarna kecoklatan ini, kita dapat merasakan perasaan damai dan tentram. Selain dari suasana hikmat yang ada di dalam, kebersihan merupakan salah satu kunci darin keindahan musala ini."Subhanallah", ucap saya ketika merasakan khusuyknya musala di Bandara Kansai, Jepang.Tidak hanya ruang beribadah yang bersih dan rapi, terdapat juga mukena, kitab suci Al Quran, dan beberapa buku panduan agama Islam seperti Surat buku doa Yasin. Pemandangan yang indah dilihat, membuktikan masyarakat Jepang menghormati turis asing untuk bisa beribadah.Di dalam bandara berlantai 4 ini, total terdapat 3 musala untuk beribadah, satu musholla terletak pada lantai 3 area restoran dan berbelanja, sedangkan kedua lainnya terletak pada lantai 2 kedatangan internasional (terpisah sayap kanan dan kiri).Apabila tersesat, cobalah bertanya kepada para petugas setempat dengan berkata, "Oinori no tokoro wa doko desuka?". Dengan senang hati mereka akan segera menunjukan arah dengan tersenyum hangat. Sungguh indahnya makna kata toleransi antar beragama di kota Jepang.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads