Serunya Kampung Halamanmu
Cirebon, Aku Pasti Akan Kembali!
Kamis, 07 Agu 2014 18:35 WIB
Melisa Apriyani
Jakarta - Cirebon makin dikenal sebagai salah satu kota tujuan wisata di Jawa Barat. Bagi yang kampung halamannya di Cirebon, tidak ada salahnya untuk berkeliling kota melihat semua potensi wisata yang ada. Mumpung sedang liburan!Liburan pasti tidak jauh dari kegiatan wisata, kuliner dan berbelanja. Sayangnya saya tidak lagi bisa merasakan serunya liburan kampung halaman saya, Cirebon.Semenjak bekerja di tempat yang super jauh, Sentani. Jaraknya saja kalau dihitung dari Jakarta 3.874 km. Entah berapa lagi kalau harus ditambah dengan jarak Cirebon-Jakarta dengan kereta api atau mobil.Cirebon mungkin bukan lagi kota kecil yang orang tak kenal ketika dibicarakan. Pasti orang akan mengingat Cirebon dengan mudah saat menjelang Lebaran terutama jika berkaitan dengan jalur Pantura.Letak kota Cirebon sendiri menurut saya cukup strategis karena berpantai, transportasi air seperti kapal tersedia di sana. Selain itu, akses dengan kereta api dan bis juga reguler terjadwalkan. Hanya satu kurangnya, lapangan terbang yang mumpuni.Keseruan di Kota Cirebon sendiri terletak pada keunikan budaya yang bercampur antara Sunda dan Jawa. Sehingga mulai dari bahasa dan cita rasanya, begitu unik dan membuat siapa saja ketagihan. Contohnya saja Tahu Gejrot yang banyak dibuat di kota lain tapi tidak pernah sama rasanya. Manisnya gula jawa berpadu dengan gurihnya tahu yang khas. Sungguh istimewa dan menggoda bukan?Ditambah lagi dengan harga-harga yang tidak setinggi di kota besar. Cirebon dapat menjadi kota tujuan wisata yang murah dan menarik, selain itu anda juga dapat berwisata budaya di keraton-keraton yang berada di pusat kota sekaligus berbelanja di pasar tradisionalnya.Rasanya beberapa hari akan cukup untuk berkeliling Cirebon. Tapi ternyata tidak, beberapa wilayah di sekitar Cirebon pun mengundang wisatawan untuk berlama-lama dan menjelajah keindahan alamnya. Sebut saja pemandian air panas di Kuningan, air terjun Palutungan, dan wisata rohani baik untuk umat Katolik maupun muslim yang tersebar di beberapa wilayah Cirebon.Keunikan Cirebon, tidak sampai di situ, toleransi dan keramahan warganya pun menjadi salah satu yang sangat saya rindukan. Saya ingin sekali kembali segera ke kampung halaman saya, bukan hanya untuk berjalan-jalan tapi juga bertemu Anda, para wisatawan pelancong domestik dan mancanegara yang akan ke Cirebon! Selamat datang di Cirebon!












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun