Wisata Kuliner Kopi di Depok, Seru!
Hosea Aryo Bimo WN - detikTravel
Minggu, 24 Nov 2013 12:47 WIB
Jakarta - Menyeruput kopi hangat di kala musim hujan seperti sekarang, paling pas datang ke kawasan Universitas Indonesia, Depok. Di sana ada sebuah kafe kecil bernama Kedai Kopi CTI yang menjual aneka kopi yang mantap. Kedai Kopi CTI adalah sebuah tempat bersantai sambil menyeruput kopi dan berdiskusi tentang banyak hal, termasuk tentang teater. Jika Anda menyempatkan diri bertandang ke Depok akhir pekan ini, mari mampir ke Kampus Universitas Indonesia yang bertempat di Depok, Jawa Barat.Jika kalian mampir ke kawasan ini, jangan lupa mampir ke Kedai Kopi CTI, sebuah kedai kopi kecil yang terletak di jalan kecil yang menghubungkan antara Jalan Margonda Raya dengan Stasiun Universitas Indonesia.Kedai Kopi CTIΒ sudah ada di sana sejak tahun 2010, di samping tempat yang bernama Cak Tarno Institute, sebuah toko buku yang menyajikanΒ buku-buku menarik yang jarang ditemui. Kedai Kopi yang didirikan oleh Alfian Siagian atau akrab dipanggil Bang Pian ini menyajikan macam-macam rupa kopi tradisional Indonesia.Mulai dari kopi Aceh, kopi Jawa hingga kopi Luwak, digerus dengan mesin penggiling kopi dan disajikan hangat dengan air panas bersama panganan-panganan tradisional. Harganya sendiri ramah untuk kantong, dengan Rp 5.000-Rp 10.000 untuk segelas kopi yang sesuai selera. Atau ada juga teh tarik dan coklat panas jika Anda tidak suka Kopi.Ada beberapa kelebihan lagi dari tempat ini selain kopi. Selain cukup nyaman untuk berdiskusi dan tersedia gitar bagi yang ingin berdendang. Ada banyak rekan diskusi yang biasa mampir ke Kedai CTI.Tommy F Awuy, seorang dosen filsafat terkenal biasa bertandang dan bahkan pernah memindahkan ruang kuliahnya ke sana. Demikian juga Bagus Takwin, seorang Psikolog brilian yang kadang juga bertandang menyeruput kopi.Bang Pian sendiri adalah seorang penggiat teater dan seni peran. Menjadi pelatih tetap UKM Teater UI dan Teater FEUI. Bang Pian yang saat ini sedang mengambil Magister Seni Pertunjukan di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia ini.Ia juga seorang sutradara dan rekan diskusi yang mumpuni, cocok sebagai rekan berbincang sambil meyeruput segelas kopi. Jadi silakan mari mampir seperti kata orang pada masa lampau. Mari bertandang dan berdiskusi!
(dtvl/dtvl)












































Komentar Terbanyak
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Bule Swiss Ejek Nyepi di Bali, PHDI Buka Suara