Menikmati Car Free Night di Bandarlampung
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Menikmati Car Free Night di Bandarlampung

Anggi Agistia - detikTravel
Selasa, 10 Des 2013 11:36 WIB
loading...
Anggi Agistia
Car Free Night Bandar Lampung
img_20131206071046_52a11606d4d4e.jpg
img_20131206071139_52a1163bebb3b.jpg
Patung Gajah
Menikmati Car Free Night di Bandarlampung
Menikmati Car Free Night di Bandarlampung
Menikmati Car Free Night di Bandarlampung
Menikmati Car Free Night di Bandarlampung
Jakarta - Kalau kemarin di Jakarta ada Car Free Day, beda lagi dengan Bandarlampung. Di Bandarlampung ternyata ada Car Free Night. Suasananya ramai dan seru. Patut dicoba jika berlibur ke sini.Masih dalam rangka jalan-jalan di Tanah Sumatera beberapa waktu lalu. Setelah sampai di Pelabuhan Bakauheni, perjalanan kami lanjutkan menuju daerah kota. Kondisi jalanan dari arah Pelabuhan Bakauheni ini sangat buruk menurut saya. Bisa jadi karena akses jalan tersebut kerap dilewati berbagai angkutan besar yang memuat banyak barang bawaan seperti bis, truk, kontainer, dan kendaraan sejenisnya.Sejujurnya, sepanjang jalan saya merasa sangat ketakutan, bukan apa, dari awal beberapa puluh meter dari pintu keluar pelabuhan ada sebuah bangkai truk yang hangus terbakar habis kecelakaan. Hih, jadi sepanjang jalan mulut saya komat kamit baca doa, semoga diselamatkan, semoga diberi kelancaran. Atau sebetulnya memang saya saja yang takut berlebihan.Setelah sekian lama kendaraan kami melaju, saya awalnya masih terheran ketika mendapati sebuah tulisan 'Selamat Datang di Kota Kalianda'. Lho, Lampungnya mana? Pikir saya. Ternyata dari kawasan ini menuju kota Bandarlampung, masih memerlukan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan lagi.Belum berakhir sampai di situ ternyata, selama perjalanan menuju Lampung, kanan-kiri ditemani hutan sebelum memasuki kawasan kota. Penerangan yang minim dan kendaraan yang kebut-kebutan membuat perjalanan sedikit menakutkan bagi saya. Tapi begitu memasuki kawasan industri, kami juga melewati sebuah kawasan Pantai Pasir Putih, yang sayangnya saat itu malam hari. Saya juga baru tahu, kalau di Lampung ini juga ada banyak perusahaan besar.Sekitar 30 menit kemudian, akhirnya kegelapan hutan dan suara klakson yang bersahutan berganti dengan kerlip lampu ala perkotaan, tidak terlalu ramai sebetulnya. Hanya saya rasa ini lebih baik daripada perjalanan sebelumnya.Mengelilingi kota Bandarlampung ternyata cukup mengasyikkan. Tingginya volume kendaraan yang biasa saya temui di Bandung ataupun Jakarta, tidak ada di sini. Bahkan di antara sekian banyak kendaraan bermotor, begitu banyak di antaranya bebas tanpa menggunakan helm, padahal dalam kawasan kota.Tidak lama berselang, kami melewati salah satu jalanan di kota ini. Tiba-tiba jalanan yang tadinya ramai lancar mendadak sedikit tersendat. Ternyata di lokasi ini dijadikan kawasan Car Free Night. Jadi di dekat kawasan tugu inilah, banyak berkumpur masyarakat Lampung yang ingin menikmati malam tanpa kemacetan.Di tugu ini banyak patung Gajah yang merupakan simbol kota Lampung, dimana ia terkenal akan tempat Gajah Sumatera. Ada banyak penjual makanan sampai dengan pakaian yang menjajakan barang jualannya disini. Ti dak ketinggalan para anak-anak skateboard dan sepeda yang turut meramaikan Car Free Night malam hari itu.Ada satu hal unik yang saya perhatikan dari kota Bandar Lampung ini, hampir 80% pusat pertokoan, bank, kantor instansi pemerintah, sampai gerobak dorong, banyak menggunakan logo Lampung yang disebut Siger. Ini keren menurut saya. Belum saya cari tahu lebih banyak sih alasan yang mendasari hal ini, apakah itu karena adanya kebijakan pemerintah atau sejenisnya, tapi menurut saya ini sangat bagus untuk ditiru oleh berbagai kota lainnya di Indonesia.Di Kota Bandarlampung, ada banyak objek wisata lainnya. Mulai dari wisata rekreasi, hingga deretan pantai indah yang tak usah lagi diragukan keindahannya!
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads