Hiking yang Beda di Gunung Batu Lawang, Banten

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Hiking yang Beda di Gunung Batu Lawang, Banten

Anggi Agistia - detikTravel
Kamis, 12 Des 2013 15:21 WIB
loading...
Anggi Agistia
Pemandangan sekitar
Menanjak
Menuju Puncak Gunung Batu Lawang
Pemandangan dari atas Batu
Bunga
Hiking yang Beda di Gunung Batu Lawang, Banten
Hiking yang Beda di Gunung Batu Lawang, Banten
Hiking yang Beda di Gunung Batu Lawang, Banten
Hiking yang Beda di Gunung Batu Lawang, Banten
Hiking yang Beda di Gunung Batu Lawang, Banten
Jakarta - Anda yang doyan hiking, jangan hanya menjajal track yang ditawarkan Gunung Gede-Pangrango di Bogor saja. Banten juga punya track hiking yang menantang di Gunung Batu Lawang. Panoramanya indah!Jadi beberapa waktu lalu, saya dan delapan orang teman menjelajahi Gunung Batu Lawang. Wah, selama hampir satu tahun berada di Provinsi Banten, saya baru tau kalau selain pantai, Banten juga punya salah satu objek wisata yang tak kalah cantik, pemandangan dari atas gunung!Ya, gunung yang berada di wilayah Gerem, Merak ini menawarkan lingkungan alam yang masih alami, sejuk dan pemandangan yang tentunya indah. Gunung ini dapat dibilang masih mempunyai udara yang segar tanpa polusi.Maklum saja, Provinsi Banten memang terkenal dengan kawasan industri yang notabene tak bisa dijauhkan dengan imej debu dan polusi udara. Nah, perjalanan menuju Batu Lawang sendiri membutuhkan perjuangan yang sedikit menantang selama kurang lebih 1-2 jam.Bayangkan saja, di awal perjalanan kami harus mendaki jalanan yang cukup terjal. Untungnya, jalan menuju puncak yang kami lalui terbilang sudah cukup bagus. Oh iya, gunung ini cocok juga buat dijadikan track para penggemar hiking lho.Perjalanan yang cukup melelahkan itu nyatanya terbayar sudah begitu kami bahkan baru mencapai setengah perjalanan. Keindahan alam menghiasi sepanjang perjalanan kami siang hari itu. Dari atas gunung, saya bisa melihat pemandangan Kota Serang, Cilegon, Merak dan sekitarnya.Menariknya lagi, di atas puncak terdapat tiga buah gazebo beratap biru yang bisa kita gunakan sebagai pelepas lelah sambil menyaksikan pemandangan yang indah. Lalu, Batu Lawang sendiri ternyata cukup besar. Batu ini berbentuk seperti kodok raksasa.Berdasarkan informasi yang saya dapatkan, konon batu ini membelah dua gunung, yakni Gunung Batur dan Gunung Gede yang merupakan perbatasan antara Merak dan Bojonegara, atau tepatnya terletak di Gunung Pengobelan.Konon nama Batu Lawang diambil dari batu yang sangat besar dan membelah dua gunung tersebut yang kemudian dijadikan pintu atau dalam bahasa Sunda disebut lawang. Saking penasaranannya, saya dan dua teman wanita yang lain juga ikut menaiki puncak batu ini.Walaupun agak sedikit ngeri, mengingat di bawahnya adalah jurang yang bisa dikatakan cukup tinggi. Subhanallah! Pemandangan dari atas sana sungguh sangat menakjubkan. Ke sebelah kiri kita bisa melihat laut Bojonegara. Sedangkan ke sebelah kanan kita bisa melihat pemandangan Pantai Anyer dan sekitarnya.Setelah puas menikmati pemandangan alam dari atas Gunung Batu Lawang. Kami akhirnya memutuskan untuk turun dan pulang. Tapi ternyata perjuangan belum selesai.Ceritanya kami tersesat! Setelah perjalanan pergi yang menghabiskan waktu hampir dua jam itu, saat perjalanan pulang langkah kami mulai goyah, kelelahan. Sialnya lagi, persediaan air minum saat itu sama sekali tak bersisa. Lengkap sudah.Akhirnya setelah mengarungi kebun kacang, padang ilalang dan jalanan licin nan berliku. Kami mulai menuruni bukit dengan menyusuri semak belukar menuju areal persawahan. Sebetulnya itu bukan jalan pintas yang seharusnya kami lalui untuk pulang. Tapi apa daya mau tidak mau jalanan itu yang harus kami tempuh untuk sampai dengan cepat dan selamat.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads