Masih Ada Lagi Pantai Rahasia di Gunungkidul
Jumat, 21 Jun 2013 12:15 WIB
Dian Natalia
Jakarta - Pok Tunggal dan Baron adalah contoh pantai cantik yang tersembunyi di Gunungkidul, Yogyakarta. Tapi siapa sangka, kawasan ini juga masih menyimpan pantai lain yang belum tersentuh turis, yakni Pantai Sedahan dan Greweng.Pantai Sedahan dan Greweng merupakan 2 pantai yang tersembunyi di Gunungkidul, DI Yogyakarta. Pantai ini berada di sebelah timur pantai Wediombo.Untuk yang membawa kendaraan bisa memarkirkannya di tempat parkir yang ada sebelum Pantai Wediombo. Biasanya, tempat parkir ini berupa rumah penduduk. Setelah memarkir kendaraan, wisatawan bisa bertanya ke penduduk sekitar mengenai arah jalan menuju pantai.Untuk menuju ke pantai-pantai ini sedikit dibutuhkan tenaga ekstra. Terang saja, untuk bisa sampai ke sana wisatawan dituntut untuk menaklukkan perbukitan, ladang-ladang penduduk, hutan batu, dan semak belukar. Kemudian, di tengah perjalanan traveler bisa menjumpai sebuah mata air dan sebuah gua alami. Setelah menemukan mata air, wisatawan akan dihadapkan dengan persimpangan. Jika mengambil jalan ke kiri, Anda akan menuju ke Pantai Sedahan dan jika ke kanan menuju ke Pantai Greweng. Saran saya lebih baik ambil jalan yang menuju ke Pantai Sedahan terlebih dahulu.Setelah berjalan sekitar 45 menit sampai 1 jam, Anda akan menemukan pantai yang sangat cantik dan sepi, yakni Pantai Sedahan. Saat saya ke sana, pantai tersebut benar-benar sepi.Saking sepi turis, pantai ini sampai tidak memiliki kamar mandi dan warung-warung seperti kebanyakan pantai di Gunungkidul. Pantai Sedahan diapit oleh 2 karang besar yang berhadapan. Wisatawan bisa mendaki karang tersebut untuk melihat pemandangan dari atas.Dari Pantai Sedahan, saya menuju Pantai Greweng. Sama seperti pantai sebelumnya, pantai ini juga diapit oleh 2 karang yang sangat besar. Pemandangannya pun tidak kalah dengan pantai Sedahan. Saran saya, jika hendak melakukan perjalanan ke pantai ini bawalah air minum yang cukup banyak. Ini karena sepanjang jalan tracking anda tidak akan menjumpai warung-warung.Jangan pula melakukan trekking saat hari menjelang sore. Ketika itu, sepanjang jalan tidak ada penerangan sama sekali. Kondisi jalan yang sangat terjal juga bisa membahayakan Anda.












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong