Sultan Kacirebonan: Ayo Liburan ke Cirebon!
Selasa, 26 Jun 2012 15:20 WIB
Fitraya Ramadhanny
Jakarta - Kota Cirebon ingin berbenah diri menjadi destinasi wisata yang menarik. Berbagai usaha sedang dilakukan. Semua traveler dipersilakan untuk datang berlibur di Kota Udang.Suasana Keraton Kacirebonan di Jl Pulasaren, Cirebon, sedang ramai ketika saya datang pada Sabtu (23/6/2012) lalu. Sultan Kacirebonan Abdul Gani Natadiningrat sedang menyambut rombongan wisatawan dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia yang datang dengan 5 bus.Wisatawan ini disuguhi Tari Topeng Kelana, Tari Sintren, dan tentunya aneka sajian kuliner Cirebon nan lezat, macam Empal Gentong, Nasi Jamblang sampai Tahu Gejrot. Saya kagum dengan sosok Sultan. Meskipun seorang raja, dia tidak canggung berbaur dan duduk bersama para tamu.Sambil berbeskap hitam, Sultan melayani semua permintaan foto bersama dari para wisatawan. Sultan bahkan memberi ide latar belakang apa yang harus dipilih agar hasil fotonya lebih indah, seperti ornamen-ornamen keraton atau latar belakang menarik lainnya.Senyumnya pun mengembang saat mengajak detikTravel dalam sebuah perbincangan yang akrab di teras keraton yang luas. Angin semilir dari rimbunnya pohon-pohon mangga menemani kami berdua siang itu."Memang betul Cirebon kalah populer dari Yogyakarta dan Solo. Makanya kita mencoba meniru dengan menjual keindahan budaya," kata Sultan Abdul Gani kepada detikTravel.Tujuannya apalagi kalau bukan membuat orang-orang melakukan traveling ke Cirebon. Menurut Sultan, Cirebon sedang memperbaiki diri. Keraton pun membuka diri kepada khalayak ramai agar bisa bersama-sama mengembangkan dan melestarikan budaya Cirebon."Kita memperbaiki diri. Pihak keraton kini membuka diri dan membuat kerja sama dengan banyak pihak," jelas Sultan.Sultan mengatakan, sekarang sudah lebih banyak wisman dan wisatawan lokal datang ke Cirebon. Trend-nya meningkat signifikan. Cirebon punya wisata ziarah Makam Sunan Gunung Jati, Masjid Agung Sang Cipta Rasa dan belasan masjid bersejarah, aneka kuliner, pasar oleh-oleh, sentra penjualan batik dan masih banyak lagi."40 bus sudah datang ke sini (keraton-red) dalam 2 bulan. Turis domestik dan internasional," kata Sultan sumringah.Ada 4 keraton di Cirebon dan semuanya kini bersinergi menjadikan Cirebon sebagai destinasi wisata budaya yang menarik. Keraton Kasepuhan yang memiliki museum, fokus pada wisata sejarah dan kepurbakalaan. Keraton Kanoman yang dekat dengan kawasan pasar tradisional dan pusat oleh-oleh, fokus pada wisata belanja.Keraton Kacirebonan yang memiliki pagelaran tari, fokus pada wisata seni dan budaya. Keraton Keprabonan yang paling kecil, sejauh ini belum ada fokus khusus tapi tetap bersinergi. Proses revitalisasi aset wisata ini diharapkan selesai pada 2013."Ayo, jangan sungkan datang ke Cirebon!" ajak Sultan menutup perbincangan kami.












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun