Melepas Penat di Pulau Dewata, Bali

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Melepas Penat di Pulau Dewata, Bali

April Aprilianti - detikTravel
Rabu, 15 Feb 2012 10:04 WIB
loading...
April Aprilianti
Pantai Kuta yang wajib dikunjungi
Tanjung Benoa tempat olahraga air
Dream Land
Tirta Empul dengan airnya yang sejuk dan dingin
Romantic Sunset, Tanah Lot
Melepas Penat di Pulau Dewata, Bali
Melepas Penat di Pulau Dewata, Bali
Melepas Penat di Pulau Dewata, Bali
Melepas Penat di Pulau Dewata, Bali
Melepas Penat di Pulau Dewata, Bali
Jakarta - Hampir semua orang menyukai Pulau Dewata, Bali. Pulau ini menyajikan segala jenis wisata, dari mulai wisata budaya hingga alam dengan pantai dan laut yang biru. Perjalanan ke Bali adalah perjalanan melepas segala kepenatan.Pertengahan Januari 2011, saya berhasil mencuri sedikit waktu dari kantor untuk melarikan diri sejenak dari rutinitas yang melelahkan. Berkat kerajinan saya browsing tiket jauh-jauh hari sebelumnya, saya mendapatkan tiket maskapai Batavia ke Bali dengan harga promo. Saya termasuk orang yang terencana. Sebelum menuju suatu tempat tujuan, saya sudah buat itinerary perjalanan supaya maksimal dan efisien. Berkat bantuan seorang teman di Bali, tempat-tempat wisata yang saya inginkan disusun sedemikian rupa sehingga perjalanannya tidak membuang waktu di jalan. Sepupu pun merekomendasikan seorang supir Bali bernama Nyoman yang handal dan ramah banget.Hari pertama di Bali, saya mengunjungi Kuta, Sanur, dan menonton pertunjukan Barong dan Kris Dance di Sari Wisata Budaya Denpasar. Tari Barong sendiri menggambarkan pertarungan antara "Kebajikan" melawan "Kebatilan". Tiket pertunjukan seharga Rp 25.000 kalau tidak salah. Selesai pertunjukan, saya menuju Garuda Wisnu Kencana dan terakhir menonton Tari Kecak di Uluwatu sambil menikmati sunset. Pertunjukan tari kecak merupakan jenis tari sakral "Sang Hyang" dan disisipkan epos Ramayana. Tiket pertunjukan tari kecak ini seharga Rp 75.000.Hari kedua, Perjalanan dilanjutkan menuju Danau Kintamani. Sayang saat saya kesana langit sedang mendung sehingga mengurangi keindahan Danau Kintamani. Selepas dari Danau Kintamani saya menuju Tirta Gangga dan Tirta Empul sambil melihat keindahan Istana Tampak Siring yang lokasinya bersebelahan. Saat di Tirta Gangga dan Tirta Empul, saya sedikit menyesal tidak turut mandi di air yang konon katanya berasal dari 3 sumber mata air suci. Airnya jernih dan sejuk banget. Saya juga sempat mampir ke persawahan di Tegal Alang untuk mengambil beberapa gambar dan terakhir menuju Tanah Lot untuk menunggu sunset yang romantis di sana. Pulangnya saya menyempatkan diri mencicipi ayam betutu, kuliner khas Bali. Tadinya mau pesan bebek, berhubung trauma dengan suguhan bebek di Sumatera, saya putuskan memilih ayam saja. Ayam betutu adalah ayam yang direbus dengan jahe, lada dan cabe rawit yang dihaluskan. Makanya rasa ayam betutu ini lumayan pedas. Bagi yang tak terlalu suka pedas sebaiknya minta komposisi cabenya dikurangi karena lumayan terasa panas di perut.Hari ketiga sekaligus hari terakhir di Bali, saya mengunjungi beberapa pantai. Pantai Sanur, Tanjung Benoa dan Pantai Dreamland. Selanjutnya menuju pusat oleh-oleh Krisna untuk membeli beberapa cinderamata. Selesai sudah acara pelarian saya di Bali selama 3 hari. Saya memang tidak berniat berlama-lama di Bali karena akan kembali lagi di bulan Juli nanti sekalian membayar keinginan saya untuk mandi di Tirta Empul.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads