'The Abode of Peace' di Ujung Utara Borneo I
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

'The Abode of Peace' di Ujung Utara Borneo I

Redaksi Detik Travel - detikTravel
Selasa, 02 Agu 2011 15:33 WIB
loading...
Redaksi Detik Travel
ugc
ugc
ugc
ugc
The Abode of Peace di Ujung Utara Borneo I
The Abode of Peace di Ujung Utara Borneo I
The Abode of Peace di Ujung Utara Borneo I
The Abode of Peace di Ujung Utara Borneo I
Jakarta -
Brunei Darussalam adalah negara merdeka dan berdaulat, terletak di ujung Utara sebuah pulau besar yang bernama Borneo. Pulau ini "dihuni" oleh dua negara lain, yaitu Indonesia (Kalimantan), dan Malaysia (Sabah dan Serawak). Dalam bahasa Inggris, Darussalam diterjemahkan sebagai The Abode of Peace. 

Brunei Darussalam memproklamasikan kemerdekaannnya pada 1 Januari 1984, menjadi anggota Persemakmuran Inggris (Commonwealth) ke-49, dan juga bergabung ke dalam PBB, ASEAN, dan OIC (Organisasi Negara-negara Islam). Negara ini berbentuk kerajaan dan sejak kemerdekaannya dipimpin oleh Sultan Hassanal Bolkiah.

Penduduk Brunei Darussalam terdiri atas 70% puak Melayu, lebih dari 10% keturunan Tionghoa, dan sisanya dari berbagai suku dan ras. Dari segi agama, sekitar 70% beragama Islam, Buddha 13%, Kristen-Katholik 11%, dan sisanya tercatat sebagai freethinkers. Bahasa resmi yang dipergunakan adalah Melayu. Sebagian besar orang Brunei berkemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumlah penduduk Brunei Darussalam saat ini sekitar 430.000 jiwa, hampir sepertiganya bermukim di dalam Bandar Seri Begawan. Brunei Darussalam termasuk sebagai negara maju, memiliki nilai HDI (Human Development Index) tertinggi di Asia setelah Singapura, dan menurut IMF merupakan negara nomor empat di dunia dalam peringkat GDP berdasarkan PPP (Purchasing Power Parity). Ekonomi utama Brunei adalah minyak.

Kerajaan Brunei Darussalam juga memberlakukan Hukum Syariah. Dengan demikian, pelacuran dan minuman beralkohol tidak diizinkan di negara kerajaan ini. Hanya ada satu tempat khusus untuk minuman beralkohol bagi warga negara asing yang tinggal maupun berkunjung ke Brunei.

Akses

Brunei Darussalam dapat dicapai dengan pesawat terbang komersial terjadwal dari beberapa kota Asia, seperti: Jakarta, Singapura, Hong Kong, Manila, dan lain-lain. Beberapa maskapai penerbangan yang menerbangi rute ini antara lain adalah: Royal Brunei, Singapore Airlines, Malaysia Airlines, SilkAir, AirAsia, dan Cebu Air. Brunei International Airport terletak di Berakas, tidak jauh dari pusat bandar.

Brunei juga dapat dicapai melalui jalan darat dari Malaysia. Kota Malaysia yang terdekat adalah Miri, sekitar 90 menit berkendara ke arah Barat.

Pelabuhan laut di Brunei Darussalam tidak terlalu besar, dan terutama dipergunakan untuk kepentingan kargo. Perahu-perahu penumpang berkapasitas sedang menghubungkan Brunei dengan Sabah dan Serawak di Malaysia.

Visa

Bagi warga negara ASEAN, tidak diperlukan visa untuk kunjungan singkat - untuk wisata, kunjungan keluarga, maupun kepentingan usaha - ke Brunei Darussalam. Cukup banyak warga negara Indonesia mencari nafkah di Brunei Darussalam - baik sebagai pekerja kasar maupun sebagai tenaga profesional. Mereka memegang visa khusus yang sah untuk bekerja di Brunei Darussalam. Kedutaan Besar Kerajaan Brunei Darussalam berkantor di Jakarta.

Mata Uang, Kartu Kredit, dan Fasilitas Perbankan

Mata uang yang berlaku di Brunei Darussalam adalah Dolar Brunei yang dikelola oleh Monetary Authority of Singapore. Nilainya disamakan (pegged) dengan Dolar Singapura.

Kartu ATM dari bank-bank utama di Indonesia dapat berlaku untuk menarik uang tunai dari mesin ATM yang banyak dijumpai di Brunei Darussalam. Kartu-kartu kredit pun diterima secara umum sebagai alat pembayar yang sah. Brunei memiliki beberapa bank yang mempunyai reputasi internasional.

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads