Monumen ini didirikan untuk memperingati pertempuran yang terjadi pada tanggal 19 sampai 21 Februari 1942, dimana pasukan Australia dari ARIZAC (Australian New Zealand Army Corps) dari pasukan SPARROW Force mendarat di Kupang tahun 1941. Pasukan sejumlah 2000 orang ini dipimpin langsung oleh Letnan Kolonel Leggat.
Pertahanan yang dilakukan oleh Tentara Australia ini bertujuan untuk mempertahankan serangan Jepang terhadap Pulau Timor kala itu, namun peperangan ini dimenangkan oleh Jepan dibawah pimpinan Jendral Hayakawa. Untuk memperingati keikutsertaan tentara Australia dan Indonesia, maka dibangunlah Monumen ini.
Monumen sederhana ini dapat anda datangi kapan saja, karena letaknya sangat strategis di pinggiran jalan Raya Timor Kupang, NTT.












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
PDIP Vs PSI Soal Jokowi Jalani Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung
Di Lampung, Jokowi Jalani Tradisi Injak Kepala Kerbau