Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 23 Apr 2021 15:10 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Candi Cangkuang, Wisata yang Tak Boleh Dilewatkan di Garut

gema bayu
d'Traveler
Candi Cangkuang hanya terdiri dari 1 candi saja
Candi Cangkuang hanya terdiri dari 1 candi saja
Perumahan adat Kampung Pulo
Perumahan adat Kampung Pulo
Rakit jadi alat transportasi untuk menuju objek wisata Candi Cangkuang
Rakit jadi alat transportasi untuk menuju objek wisata Candi Cangkuang
Menaiki rakit menjadi pengalaman asik saat menuju Candi Cangkuang
Menaiki rakit menjadi pengalaman asik saat menuju Candi Cangkuang
Candi Cangkuang ditemukan pertama kali pada tahun 1966
Candi Cangkuang ditemukan pertama kali pada tahun 1966
detikTravel Community -

Travelers yang tengah wisata ke Kota Garut jangan lewatkan ke Candi Cangkuang, Candi ini kaya akan nilai sejarah dan lokasinya yang berada tengah danau. Penasaran? Candi ini berada di Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Candi ini terkenal dengan letaknya yang berada di tengah danau/situ Cangkuang. Untuk mengunjungi candi ini wisatawan harus menggunakan rakit yang telah disediakan, objek wisata di sini selain Candi Cangkuang ada juga makam Embah Dalem Arief Muhammad dan Kampung Pulo.

Profil Candi Cangkuang

Candi Cangkuang sendiri merupakan sebuah candi hindu pada abad ke-8 yang ditemukan oleh tim peneliti Harsoyo dan Uka Tjandrasasmita pada tahun 1966. Candi Cangkuang berukuran dengan panjang 4,5 x 4 meter persegi dan tinggi 8,5 meter, candi ini dipergunakan sebagai tempat beribadah dan peristirahatan. Di dalam Candi Cangkuang terdapat patung Dewa Siwa.

Hal yang mengesankan pada candi ini adalah lokasinya yang bersebelahan dengan makam Embah Dalem Arief Muhammad, yaitu pemuka/penyebar agama islam di Desa Cangkuang pada abad ke-17.

Hal ini membuktikan bahwa dahulu penduduk dengan pemeluk agama hindu, animisme, dinamisme dan islam di Desa Cangkuang bisa hidup beriringan dan rukun. Pada kawasan ini kita juga dapat menemukan kompleks perumahan di Kampung Pulo yang terdapat enam rumah adat dan sebuah mushala.

Sampai sekarang perumahan adat ini dihuni oleh keturunan Embah Dalem Arief Muhammad.

Tiket wisata Candi Cangkuang

Untuk menikmati wisata yang kaya akan nilai sejarah ini, wisatawan hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 5.000 (dewasa), Rp 3.000 (anak) untuk masuk kawasan objek wisata Candi Cangkuang dan ditambah jasa menggunakan rakit sebesar Rp 5.000. Objek wisata ini buka dari jam 08.00-16.00 WIB.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA