Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 26 Apr 2021 04:17 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Glasgow Central Mosque, Oase Bagi Warga Muslim Glasgow

Ridha Khairina
d'Traveler
Glasgow Central Mosque terletak di selatan River Clyde, Glasgow
Glasgow Central Mosque terletak di selatan River Clyde, Glasgow
Hamparan karpet permadani untuk shaf sholat perempuan di lantai atas
Hamparan karpet permadani untuk shaf sholat perempuan di lantai atas
Beberapa jamaah sedang melaksanakan sholat Dzuhur
Beberapa jamaah sedang melaksanakan sholat Dzuhur
Tempat wudhu yang bersih dan dilengkapi air hangat
Tempat wudhu yang bersih dan dilengkapi air hangat
Suasana siang di River Clyde, Glasgow
Suasana siang di River Clyde, Glasgow
detikTravel Community -

Pantulan cahaya matahari seakan menari di permukaan air sungai Clyde yang membelah Kota Glasgow. Sesekali kawanan burung camar beterbangan menukik ke sungai untuk menyambar mangsanya.

Sementara itu deretan bangunan klasik berusia ratusan tahun dan gedung yang lebih modern berpadu indah di sepanjang tepian sungai. Langit biru cerah di awal musim gugur tak mungkin bisa menyembunyikan keanggunan kota dengan populasi terbanyak di Scotland ini.

Di selatan Sungai Clyde, tepatnya di Mosque Avenue, Gorbals, tak jauh dari jembatan gantung South Portland yang telah berusia 168 tahun, berdiri sebuah masjid besar yang menjadi pusat kegiatan peribadatan umat muslim Glasgow, bernama Glasgow Central Mosque.

Arsitektur Masjid

Dengan luas sekitar 16.000 m2, masjid Central Glasgow dapat menampung hingga 2.500 jamaah dan menjadikannya masjid terbesar di wilayah Skotlandia. Masjid berdinding bata merah dengan jendela kaca patri, sebuah kubah di bagian atap dan satu menara di sudut kirinya ini terdiri dari 2 lantai, di mana lantai dasar untuk jamaah laki-laki, sedangkan lantai atas untuk jamaah perempuan.

Sebagaimana filosofi bangunan masjid yang menggambarkan campuran budaya antara arsitektur bangunan di United Kingdom yang ditandai dengan dinding bata merah, berpadu dengan kubah, jendela kaca patri, menara masjid, dan taman bergaya Arab di halamannya yang luas, seolah menunjukkan bahwa budaya Islam dari Timur Tengah telah membaur harmonis dengan kearifan lokal.

Hamparan karpet permadani berwarna hijau menjadi sajadah yang membentang di shaf pria, dan berwarna merah di shaf wanita. Saat cuaca cerah, sinar matahari tampak menerangi tempat sholat karena kubah masjid juga terbuat dari kaca patri yang tembus cahaya. Wangi lavender menyeruak begitu memasuki tempat wudhunya yang bersih dan rapi.

Mengingat dinginnya suhu udara Scotland, tempat wudhu di sini dilengkapi keran air hangat, plus sabun cuci tangan.

Sejarah dan Layanan Masjid Central Glasgow

Menurut sejarahnya, masjid Central Glasgow mulai dibangun pada tahun 1983 dan dibuka untuk pertama kalinya setahun kemudian oleh Sekretaris Jendral Muslim World League, H.E. Abdullah Omar Nasseef.

Pendirian masjid ini tidak terlepas dari banyaknya imigran muslim dari Pakistan dan India yang hijrah dan tinggal di wilayah tersebut, berdampingan dengan imigran dari Irlandia, komunitas Yahudi, serta Italia.

Tak hanya digunakan umat muslim untuk sholat lima waktu dan sholat Jumat, masjid Central Glasgow juga menyediakan layanan pembelajaran agama Islam kepada anak-anak serta orang dewasa, di antaranya belajar membaca dan menghafal Alquran, ilmu Tajwid dan Fiqih, serta ilmu Hadits.

Selain itu, jamaah muslim pun bisa menyelenggarakan pernikahan di masjid ini karena memiliki ruang serbaguna yang cukup besar. Bahkan, masjid juga memberikan layanan pemulasaran jenazah jamaah yang meninggal dunia, mulai dari salat jenazah hingga pemakaman.

Keberadaan Glasgow Central Mosque di tengah kota Glasgow laksana oase bagi warga muslimnya.

---

Artikel ini merupakan kiriman pembaca detikTravel, Ridha Khairina. Travelers yang memiliki pengalaman menarik seputar wisata di masjid bisa mengirim artikelnya melalui link ini.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA