Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 26 Okt 2021 20:40 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Berarsitektur Eropa Tionghoa dan Melayu, Ini Rumah Bersejarah di Medan

gema bayu
d'Traveler
Rumah Tjong A Fie hingga sekarang masih ditempati anak cucunya
Rumah Tjong A Fie hingga sekarang masih ditempati anak cucunya
Tjong A Fie menjadi seorang yang terpadang karena kesuksesannya dalam bidang ekonomi dan politik
Tjong A Fie menjadi seorang yang terpadang karena kesuksesannya dalam bidang ekonomi dan politik
Banyaknya jendela menjadi ciri khas rumah Tjong A Fie
Banyaknya jendela menjadi ciri khas rumah Tjong A Fie
Ruang tamu di rumah ini ada yang bergaya arsitektur Eropa, Tionghoa dan Melayu
Ruang tamu di rumah ini ada yang bergaya arsitektur Eropa, Tionghoa dan Melayu
Wisatawan yang datang banyak dari luar Medan
Wisatawan yang datang banyak dari luar Medan
detikTravel Community -

Rumah Tjong A Fie tidak hanya sekadar rumah biasa, melainkan jadi tempat bersejarah sekaligus rumah dengan gaya arsitektur Eropa, Tionghoa dan Melayu.

Tjong A Fie merupakan seorang perantau dari China yang pindah ke Medan, Tjong A Fie memulai pekerjaannya pada bidang perkebunan di Kesultanan Deli. Berkat keuletan dalam bekerja dan kepercayaan yang telah didapatkannya, akhirnya Tjong A Fie memiliki perkebunan sendiri, ini juga kali pertama seorang keturunan Tionghoa memiliki perkebunan.

Usaha Tjong A Fie pada bidang perkebunan mulai dari produksi minyak kelapa sawit dan gula, bisnis lain ialah bank dan perusahaan kereta api. Usaha ini terbilang sukses karena telah memperkerjakan 10.000 orang dan hal ini menjadikan Tjong A Fie sebagai tokoh yang terpandang di Medan.

Selain memiliki kekuatan dalam bidang ekonomi, Tjong A Fie juga dekat dengan para penguasa kala itu, seperti Ma'moen Al Rasyid dan para pejabat kolonial Belanda.

Karena ketokohannya ini banyak orang penting yang bertamu kerumahnya, rumah Tjong A Afie sendiri memiliki luas 8 ribu meter persegi, berlantai 2 dan memiliki puluhan ruangan. Memiliki gaya khas rumah yang unik karena berarsitektur Eropa, Tionghoa dan Melayu, pilihan gaya arsitektur ini menyesuaikan tamu Tjong A Fie yang berasal dari berbagai latar belakang.

Rumah Tjong A Fie ini berada di Jalan Jendral Ahmad Yani Nomor 105, Kesawan, Medan Barat, Kota Medan. Rumah ini mulai dibangun pada tahun 1895 dan selesai pada awal 1900-an. Hingga saat ini rumah peninggalan mendiang Tjong A Fie telah dijadikan museum pada 18 Juni 2009.

Rumah tak seluruhnya dijadikan museum karena anak cucu Tjong A Fie masih menempati sebagian rumah. Untuk melihat museum unik ini hanya perlu belasan menit dari Kota Medan, mulai buka pukul 9 siang hingga 5 sore (Senin-Minggu) dan harga masuk sebesar Rp. 35.000.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA