Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 19 Des 2021 17:40 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Berburu Ikan Laut Pantai Selatan, di Sini Tempatnya!

isna bahtiar
d'Traveler
Ikan, Laut Selatan, Congot, Jogja, Nelayan
Ikan, Laut Selatan, Congot, Jogja, Nelayan
Ikan, Laut Selatan, Congot, Jogja, Nelayan
Ikan, Laut Selatan, Congot, Jogja, Nelayan
Ikan, Laut Selatan, Congot, Jogja, Nelayan
Ikan, Laut Selatan, Congot, Jogja, Nelayan
Ikan, Laut Selatan, Congot, Jogja, Nelayan
Ikan, Laut Selatan, Congot, Jogja, Nelayan
detikTravel Community -

Laut Pantai Selatan dikenal dengan ombaknya yang ganas. Tapi ikannya terkenal lezat. Traveler yang mau beli ikan dari Pantai Selatan bisa mampir ke tempat ini.

Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Congot, begitu nama tempat ini. Saya pergi ke sini minggu lalu untuk mencari ikan laut di Pantai Congot, Desa Jangkaran. Inilah satu-satunya pantai di Jogja dengan nama paling unik. Congot.

Datang lewat utara melalui Jalan Daendels yang mulus. Sampai di pertigaan perbatasan Jogja-Purworejo kubelokkan kendaraan ke arah selatan.

Sampai di ujung jalan, kudapati pos wisata berbentuk joglo kecil berdinding kayu. Petugas penjaga karcis melambaikan tangannya.

"Satu orang sepuluh ribu saja Pak," serunya ramah.

Saya berikan 10.000 rupiah kemudian digantinya secarik karcis berjudul "Wisata Congot".

Kemudian parkir di depan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Congot. Masuk aku ke kompleks TPI.

Air terlihat membasahi lantai. Tanda sisa-sisa aktivitas lelang ikan hasil tangkapan pagi tadi. Bulan Desember adalah periode panen raya ikan laut di pesisir Congot.

Ikan tangkapan favorit mereka adalah bawal, layur atau lobster. Di bangunan los utara, terlihat ibu setengah baya mengikat keranjang di sepeda motor. Keranjang kanan kiri, dengan satu boks styrofoam putih di bagian atas. Tiga boks berukuran 1 m x 50 cm x 50 cm.

"Penuh ikannya Bu?" kulirik sekilas isi boks paling atas.

Ikan keci-kecil. Mungkin jenis surung atau songomanti. Itu jenis ikan rucah, kecil-kecil. Bukan ikan mahal.

Darinya kubeli tiga kilo ikan surung. Harganya murah saja, 25.000 rupiah per kilogram ikan basah.

"Hati-hati pakai sepeda motornya Bu," aku pamit untuk menuju pantai.

Ombak laut selatan sudah berteriak grung-grung-grung sedari tadi. Langsung berjalan ke selatan, melewati deretan warung penjaja makanan ringan.

Tak terasa dua jam di Congot. Matahari sudah terik tanda saatnya pulang. Teringat rencana menggoreng ikan surung yang gurih dan segar. Sedap ...

BERITA TERKAIT
BACA JUGA