Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 19 Jan 2022 13:44 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Karya Seni Cahaya Terbaik Eropa di Kanal Kota Amsterdam

Eko Rahmadian
d'Traveler
My light is your light
My light is your light
Bunch of tulips
Bunch of tulips
Talking heads
Talking heads
Starry night
Starry night
Whole hole
Whole hole
detikTravel Community -

Kota Amsterdam di malam hari semakin indah dengan hadirnya karya seni cahaya terbaik di Eropa. Pemandangan ini sungguh memanjakan mata.

Pada musim dingin tahun ini, Amsterdam Light Festival kembali digelar. Acara dimulai pada 2 Desember 2021 dan akan berakhir pada 23 Januari nanti.

Selama periode tersebut, mulai pukul 17.00 hingga 22.00 CET, kanal-kanal kota Amsterdam diterangi oleh berbagai karya seni cahaya terbaik dari seniman Belanda serta mancanegara. Tercatat ada sekitar 23 karya seni yang berpartisipasi pada perhelatan tahun ini.

Beberapa di antaranya adalah Bunch of Tulips (Koros Design), Talking Heads (Viktor Vicsek), Whole Hole (Vendel & De Wolf), dan Ghost Ship (Biangle Studio).

Amsterdam Light Festival sendiri telah dimulai sejak tahun 2012 dan berkembang menjadi salah satu festival seni cahaya terbaik di Eropa. Setelah festival selesai, tak jarang karya-karya seni tersebut dibawa berkeliling dunia untuk dipamerkan kembali di berbagai negara lainnya.

Pilihan terbaik menikmati Amsterdam Light Festival sebenarnya adalah dengan mengikuti boat tour yang disediakan oleh penyelenggara. Sayangnya tahun ini fasilitas tersebut ditiadakan.

Meskipun begitu, siapapun tetap dapat menikmati karya seni terbaik ini dengan cara yang sangat mudah, yakni dengan berjalan kaki. Panjang rute Amsterdam Light Festival sendiri tidak terlalu jauh. Hanya sekitar 6,5 kilometer dengan titik awal di sekitar Amsterdam Centraal Station.

Agar lebih mudah, pengunjung dapat membeli tiket walking tour sebesar 7,5 euro. Dengan membeli tiket ini, pengunjung akan memperoleh rute Amsterdam Light Festival yang berlaku selama 48 jam sejak pertama kali peta diaktifkan.

Kegiatan ini sangat cocok untuk dilakukan bersama keluarga tercinta, termasuk anak-anak. Dengan bermodalkan peta yang dengan mudah diunduh melalui aplikasi pada telepon genggam, pengunjung dapat mengajak anak-anak bertualang mencari artworks sembari mengasah kreativitas dan intuisi seni mereka.

Mengingat temperatur udara yang cukup rendah, tentunya berbagai perlengkapan seperti sarung tangan atau coat yang memadai menjadi keharusan. Serta tidak ada salahnya untuk tetap menggunakan masker di saat berada di tengah kerumunan agar kesehatan tetap terjaga.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA