Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 02 Jan 2023 10:07 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Merajut Asa di Nusa Penida

Ida Setianingsih
d'Traveler
Broken Beach dengan laut biru dan tebing curam yang indah
Broken Beach dengan laut biru dan tebing curam yang indah
Paluang Cliff yang sangat indah
Paluang Cliff yang sangat indah
crystal Beach
crystal Beach
T Rex cliff
T Rex cliff
Pelabuhan Sanur yang modern lokasi penyeberangan ke Nusa Penida
Pelabuhan Sanur yang modern lokasi penyeberangan ke Nusa Penida
detikTravel Community -

Rombongan kami meninggalkan Pelabuhan Sanur yang indah pukul 10 pagi. Setelah terombang ambing oleh gelombang laut selama satu jam diiringi deru motor kapal cepat yang bising kami sampai di Nusa Penida. Sebuah dermaga kecil bernama Dermaga Sempalan menyambut kami. Lautan yang biru dan kehijauan jernih mulai mengusik penasaran kami.

Ada apa di Nusa Penida? Mengapa tempat ini begitu masyhur? Kami harus merelakan diri tergoncang-goncang oleh kendaraan yang melintasi alam yang sulit di atas kendaraan sewa.

Jalanan menanjak dan sempit membuat adrenalin naik dan turun, apalagi saat berpapasan dengan mobil lain. Jurang menganga di samping bahu jalan juga buat nyaris saya teriak ketakutan.

Satu jam kemudian kami sampai. Hamparan laut biru nan teduh berhasil membuang segala keluh dan peluh. Pada beberapa spot lain kami harus jalan kaki melalui jalanan kecil berbatu yang menanjak hingga di tepi tebing.

Namun, keindahan air laut sebening kristal pasti akan memuaskan anda. Salah seorang peserta rombongan terpaksa bertelanjang kaki karena alas kaki yang rusak kala mencapai puncak tebing.

Terlalu indah jika kita tak segera mengabadikan lukisan alam yang Nusa Penida yang berpenduduk tak sampai 50 ribu jiwa itu. Kami beruntung karena sopir travel di sana rela menjadi fotografer dadakan.

Mereka sampai susah payah naik pohon hanya untuk mengambilkan gambar terbaik buat kami. Taraa, landscape nan indah tercipta lewat kamera. Enam jam tak cukup bagi kami merasakan semua lokasi terbaik di sana. Broken Cliff, Pantai Kristal, dan Paluang Cliff cukuplah untuk kami yang hanya sejenak di Nusa Penida.

Semoga lokasi tersebut dijaga kebersihannya dan dikelola maksimal sehingga tak ada lagi sampah botol minuman yang menumpuk di bawah semak, di hampir di semua treking yang kami lewati.

Tetap berhati-hati sebab semua tebing curam itu tanpa pengaman yang memadai sehingga sangat berbahaya bagi anak- anak. Seorang pria Rusia yang seperjalanan pulang naik kapal cepat dengan kami berseru dengan puas. "Your country is so beautiful!"

Dengan antusias dia menunjukkan foto-foto saat berada di dasar laut untuk menyelam di Nusa Penida, pulau beribu asa.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA