Lebaran tahun ini kami bersilaturahmi dengan keluarga dari pihak ayah di Malang, Jawa Timur. Tak lupa kami membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang ke Jakarta.
Kota Malang memang memberikan banyak kenangan bagi kehidupan di keluarga kami. Dari kota inilah, ayah kami berasal. Dia lahir dan besar di kota bersuhu dingin ini.
Wajar jika kami menghabiskan libur Lebaran untuk mudik ke Malang. Dari Malang kami memiliki riwayat yang sudah berakar sejak beberapa generasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Malang, kami punya oleh-oleh andalan untuk dibawa pulang, yaitu pia cap mangkok yang sudah ada sejak tahun 1959. Dulu, kue ini merupakan kesukaan nenek kami yang kini sudah tiada.
Selama lebih dari 65 tahun, Pia Cap Mangkok sudah menjadi bagian dari tradisi wisata ke Malang. Bagi keluarga kami, membawa pulang pia bukan sekadar membeli oleh-oleh, melainkan membawa pulang bagian dari cerita dan sejarah Malang.
Meski sudah terbilang legendaris, tapi kue pia ini terus melakukan inovasi. Yang terbaru, mereka meluncurkan varian Pistachio Kunafa di bulan Ramadan untuk menyambut momen Lebaran.
Varian baru ini menggabungkan karakter khas pia legendaris dengan sentuhan rasa Timur Tengah yang banyak digemari orang. Ternyata varian baru ini diterima oleh selera generasi masa kini tanpa kehilangan identitasnya sebagai ikon kuliner dan oleh-oleh kota Malang.
"Inovasi ini bukan sekadar menghadirkan rasa baru, tetapi menjadi bagian dari komitmen kami untuk menjaga relevansi tanpa meninggalkan akar sejarah. Kami ingin memastikan setiap orang yang datang ke Malang membawa pulang rasa yang menjadi bagian dari sejarah kota ini," kata Eunike Christian, Direktur Pia Cap Mangkok.
Soal rasa tidak usah ditanya, menyicipi pia ini seperti masuk ke dalam mesin waktu, tidak berubah sejak zaman saya kecil dan bikin kangen. Di Malang, toko pia ini sudah ada 6 cabang.
Harganya mulai dari Rp 25 ribu untuk isi 5 dan yang paling mahal isi 24 dengan harga Rp 120 ribu. Traveler mesti coba bila liburan ke Malang.












































Komentar Terbanyak
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
DPR Pertanyakan Harga Tiket Pesawat Mahal Jelang Lebaran, Aneh Bin Ajaib