Curug Naga, Keindahan yang Menanti di Balik Trek Menantang

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Curug Naga, Keindahan yang Menanti di Balik Trek Menantang

Wirda Salamah Ulya - detikTravel
Minggu, 27 Sep 2026 16:02 WIB
loading...
Wirda Salamah Ulya
Curug Naga di Desa Citamiang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Curug Naga, Keindahan yang Menanti di Balik Trek Menantang
Bogor -

Berniat healing santai saat libur semester, sekelompok teman justru harus melewati trek licin dan menurun curam menuju Curug Naga, Senin (29/6/2026). Namun, rasa lelah sepanjang perjalanan terbayar begitu air terjun berkolam hijau jernih itu terlihat.

Curug Naga berada di Desa Citamiang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kawasan wisata alam ini dikenal sebagai lokasi body rafting, river trekking, hingga cliff jumping.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rombongan berangkat dari Tangerang pada Minggu (28/6) dan menempuh perjalanan sekitar 2,5 jam menuju penginapan. Keesokan paginya, barulah mereka bergerak ke Curug Naga. Rencana awal mereka sederhana, yakni jalan-jalan santai, menikmati suasana alam, dan mengambil beberapa foto.

ADVERTISEMENT

Namun, begitu tiba di lokasi, mereka langsung sadar bahwa perjalanan tidak akan sesantai yang dibayangkan. Jalan setapak menuju curug tergolong sempit dengan tanah yang lembab.

Sejumlah bagian licin karena terkena tetesan air dari pengunjung yang basah saat melintas. Di titik-titik yang menurun curam, pengunjung hanya bisa berpegangan pada bebatuan dan seutas tambang. Baru beberapa menit berjalan, suasana yang semula ramai obrolan berubah tenang.

Semua orang fokus menjaga keseimbangan. Sesekali terdengar pekik kaget ketika seseorang nyaris tergelincir, disusul tawa kecil dari yang lain sebagai pelepas tegang. Siti Nurhasanah (20), mahasiswa yang akrab disapa Titi, mengaku perjalanan itu memang melelahkan, tetapi sama sekali tidak ia sesali. Ia bahkan ingin kembali. "Jujur seru banget, walaupun capek, nggak nyesel sih ke sini. Kalau ada kesempatan lagi, mau banget ke sini lagi," kata Titi.

Suara gemuruh air terjun terdengar makin jelas seiring langkah yang kian dekat. Di ujung trek, Curug Naga menyuguhkan air yang jernih dan mengalir deras dari ketinggian, dikelilingi tebing hijau yang membuat suasana terasa asri dan jauh dari hiruk pikuk kota.

Udara di sekitar curug sejuk, bercampur percikan air yang sesekali terbawa angin. Setibanya di sana, rombongan beristirahat di salah satu batu besar tidak jauh dari curug, sambil mengenang momen menegangkan selama perjalanan dengan nada santai dan diselingi tawa.

Tantangan belum selesai. Pengunjung bisa melompat dari tebing setinggi sekitar 4 meter ke kolam curug. Awalnya tak ada yang berani dan mereka saling mempersilakan untuk melompat lebih dulu.

Namun, setelah satu per satu mencoba, lompatan itu justru menjadi bagian paling seru. Hal senada disampaikan Nita Tamala, karyawan swasta yang ikut dalam rombongan. Menurutnya, suasana tempat itu sepadan dengan perjuangan di jalan.

"Capek di jalan kebayar sih, cakep banget tempatnya, adem, segar, dan seru pol," ujar Nita.

Selain keindahan alamnya, mereka merasa perjalanan tersebut mempererat pertemanan. Melewati medan sulit bersama-sama membuat kebersamaan terasa makin erat, dan cerita tentang perjalanan itu akan terus mereka kenang.

Bagi mereka, Curug Naga bukan sekadar tujuan wisata biasa. Perjalanan ini menjadi pengingat bahwa keindahan alam sering kali menuntut usaha lebih untuk dinikmati. Trek licin hingga lompatan yang membuat jantung berdebar justru menjadi bagian dari cerita, membuat momen selama di curug terasa jauh lebih bermakna.

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads