Ada Kedai Roti di Bandung yang Ramainya Nggak Kenal Jam

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ada Kedai Roti di Bandung yang Ramainya Nggak Kenal Jam

Shabrina Salsabila - detikTravel
Senin, 19 Okt 2026 07:40 WIB
loading...
Shabrina Salsabila
Pengunjung Kedai Roti Ibu Saya
Ada Kedai Roti di Bandung yang Ramainya Nggak Kenal Jam
Bandung -

Malam makin larut, tapi Kedai Roti Ibu Saya di Bandung justru makin ramai. Dari anak sekolah hingga mahasiswa, mereka rela mengantre demi nongkrong di kedai vintage dengan menu yang ramah di kantong.

Sekitar pukul 21.00, ketika sebagian orang mulai bersiap beristirahat di rumah, suasana berbeda justru terlihat di kedai ini. Pengunjung masih berdatangan dan antre memesan makanan.

Mereka yang datang beragam. Ada pelajar berseragam yang baru selesai mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, sekumpulan mahasiswa, pasangan muda, pekerja kantoran bergaya milenial, hingga keluarga yang menikmati makan malam bersama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keramaian tersebut membuat Kedai Roti Ibu Saya terasa bukan sekadar tempat makan, tetapi berubah menjadi salah satu ruang berkumpul yang digemari berbagai kalangan di jantung kota Bandung.

Daya tarik yang langsung memikat mata begitu menginjakkan kaki di kedai ini adalah konsep bangunannya yang kental dengan nuansa vintage dan estetik. Sentuhan klasiknya terasa begitu konsisten, bahkan hingga ke area privat seperti kamar mandi yang turut didesain senada.

ADVERTISEMENT

Ditambah dengan berbagai pajangan tempo dulu yang terpajang manis, pengunjung seakan diajak bernostalgia ke masa lalu dalam balutan suasana hangat yang berasa seperti di kedai ibu sendiri.

Kebersihannya pun terjaga dengan sangat baik di setiap sudut ruangan kendati pengunjung datang tiada henti.

Kombinasi itu membuat keramaian tak pernah surut, bahkan saat weekday.

Septia (20), seorang mahasiswa sekaligus anak kos, mengaku menjadikan tempat ini sebagai pelarian favorit. Selain faktor-faktor itu, harga makanan dan minuman relatif bersahabat dengan dompet pelajar dan mahasiswa.

"Karena aku anak kos ya, jadi lebih milih ke harga aja si. Soalnya tempat ini harga nya kantong mahasiswa banget, selain itu juga tempat nya estetik sih kata aku, kaya vintage gitu, berasa langsung ke kedai ibu banget," ujar Septia.

Selain itu, kedai ini juga memanjakan lidah lewat ragam menunya yang melimpah. Mulai dari jejeran aneka roti klasik yang dipajang rapi untuk dipilih dan diperjualbelikan, beraneka dessert cantik yang menggugah selera, hingga variasi minuman yang menyegarkan.

Bagi yang mencari menu berat untuk makan malam, tersedia pula pilihan sedap seperti mie jawa serta mie Aceh, baik versi goreng maupun kuah, dengan cita rasa yang memuaskan.

"Milk bun yang teksturnya sangat lembut dan tidak bikin enek itu wajib dicoba," kata Septia.

Pernyataan senada diungkapkan oleh Arina (16), seorang pelajar yang sering menghabiskan waktu selepas jam sekolah di kedai ini. Menurutnya, variasi menu di sini sangat lengkap, termasuk pizza meat ukuran besar berharga Rp 13.000 yang sangat pas untuk dinikmati bersama teman.

"Makanannya kali, ya. Makanannya enak dan harganya pas buat pelajar banget, terus tempatnya enak banget bisa buat nongkrong sama teman teman, luas juga kan tempat nya...," kata Arina.

Dia juga mengungkapkan bahwa ulasan positif di TikTok turut membuat tempat ini kian populer di kalangan anak muda Bandung.

Jadi, kalau kamu sedang mencari tempat nongkrong yang nyaman untuk menghabiskan waktu di akhir pekan maupun di sela-sela hari kerja, tempat ini wajib masuk ke dalam daftar kunjunganmu. Jangan heran kalau kamu harus rela ikut mengantre, ya!

Saksikan Live DetikPagi :

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads