Adalah Zhang Lianzhi (50) sang kolektor porselen yang menghabiskan empat tahun untuk mendekorasi sebuah rumah tua di Tianjin, Cina. Dari luar, rumah ini tampak unik dengan dinding yang dipenuhi oleh berbagai macam fragmen berbahan dasar porselen.
Awalnya, rumah tua yang dikenal dengan nama Yuebao House ini adalah sebuah rumah dari seorang menteri keuangan di Cina yang kemudian disulap menjadi bank. Setelah bank tersebut pindah lokasinya, bertahun-tahun gedung ini kosong dan tak terawat. Kemudian Zhang membelinya dengan harga USD 160 ribu atau sekitar Rp 1.5 milyar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip dari situs Oddity Central, Rabu (4/7/2012), Zhang kabarnya telah menghabiskan dana sebesar USD 315 juta atau sekitar Rp 2 trilyun. Bangunan dengan luas 3.000 meter persegi ini dihiasi 400 juta keping porselen kuno, 16 ribu keping barang pecah belah, 300 marmer putih, dan 20 ton kristal alami. Wow!
Bangunan ini sudah dibuka untuk umum sejak tahun 2007 lalu dan sukses menarik jutaan wisatawan. Selain berbahan dasar unik, Zhang mendesain bangunan ini dengan ornamen-ornamen khas Cina. Dari luar bangunan, terlihat jelas naga besar sepanjang 200 meter yang melilit bagian-bagian bangunan. Di atapnya, ratusan porselen membentuk "China" terlihat sangat indah.
Untuk sementara ini, 100 persen tembok bangunan yang berselimut porselen baru luarnya saja. Bagian interior baru terhias di beberapa dinding dan langit-langit. Akan tetapi, pantulan matahari dari jutaan porselen ini selalu mengganggu mata para wisatawan yang kebetulan lewat.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
Viral 'Tembok Ratapan Solo', Politisi PSI: Bukti Jokowi Dicintai
Memalukan! Turis Turun dari Kapal Pesiar di Lombok Malah Disambut Tumpukan Sampah