Tradisi masyarakat Roma, Italia ini sudah tidak terlacak lagi kapan bermulanya. Mitosnya begitu terkenal. Koin harus dilempar dengan tangan kanan melalui bahu kiri.
Barangsiapa melempar satu koin, dia bisa kembali ke Roma. Barangsiapa melempar 2 koin akan menemukan cinta, dan yang melempar 3 koin akan segera menikah. Sungguh legenda yang romantis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Popularitasnya sungguh luar biasa. Ratusan turis memadati areal yang hanya seluas setengah lapangan bola ini. Kolam Fontana di Trevi berbentuk persegi panjang dengan satu sisi menempel ke tembok dan dihias dengan patung-patung
Tempatnya emang enak buat duduk-duduk. Kolam yang dibangun 30 tahun oleh Nicola Salvi ini dibuat lebih rendah dari jalanan. Kemudian, dibuat tangga turun ke kolam dari berbagai sisi. Walhasil, desain akhirnya mirip deretan bangku teater menghadap 'panggung teater' berupa kolam itu sendiri. Apa lagi mendengar suara gemericik air mancur, pengunjung semakin betah.
Nah, mengenai tradisi lempar koin, ternyata pemerintah kota Roma sudah mulai kerepotan. Logam dari koin perlahan-lahan merusak kolam. Pengunjung pun dianjurkan tidak melempar koin lagi. Apakah pengunjung manut? Tentu saja tidak.
Meskipun ada papan himbauan agar menjaga kelestarian kolam, para turis mencuri-curi kesempatan melempar koin. Padahal sejumlah polisi berjaga di lokasi agar pengunjung tertib.
Priiiiittt! Berulang kali polisi menyemprit peluit jika ada turis yang terlihat melempar koin. Namun tindakan mereka hanya sebatas menyemprit. Para turis pun hanya cengar-cengir dan saling pandang. Jika para Polizia ini sedang meleng, para turis pun beraksi lagi. Plung!
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5