Jika berkunjung ke Thailand, jangan lupa mampir ke museum Jim Thompson House di Bangkok. Sebelum dijadikan museum, tempat itu merupakan kediaman pria kelahiran AS yang mendirikan perusahaan Thai Silk. Rumah ini punya kisah gelap tentang Jim Thompson yang menghilang secara misterius.
Selama Perang Dunia II, Thompson yang lahir pada 1906 itu ditugaskan Office of Strategic Services (OSS) -cikal bakal dari Central Intelligence Agency (CIA)- untuk misi yang menawarkannya kesempatan melihat negara lain. Thompson sebagai anggota kelompok OSS ditugaskan untuk bekerja dengan pasukan Prancis di Afrika Utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun setelah perang berakhir, Thompson dan anggota OSS orang lainnya melakukan perjalanan ke Bangkok. Ia juga membantu mengembangkan hotel berstandar internasional di Thailand untuk menarik wisatawan. Dari situlah kontribusinya untuk Negeri Gajah Putih tersebut dimulai.
Prestasi Thompson mengembangkan Thai Silk selama 25 tahun, telah terdengar di segala penjuru Thailand. Untuk kontribusinya pada perkembangan industri Thai Silk, Jim Thompson dianugerahi Order of the White Elephant, julukan diberikan kepada orang asing karena telah memberikan jasanya yang luar biasa ke Thailand.
Kisah sukses Thompson di Thailand telah menjadi salah satu legenda pascaperang yang paling populer di Asia. Tetapi, pada 1967, Thompson tiba-tiba hilang secara misterius.
Ketika itu, ia pergi berlibur dengan teman-temannya ke Cameron Highlands di Malaysia. Di sana ia berangkat untuk berjalan-jalan di hutan sekitarnya, tetapi tidak pernah kembali.
"Ada yang bilang hilangnya Thompson ada kaitannya dengan CIA. Di dalam rumahnya ada sebuah ramalan yang bilang kalau Thompson akan mengalami suatu kejadian ketika umurnya 61 tahun, dan itu benar-benar terjadi," ujar pemandu detikTravel ketika berkunjung ke tempat tersebut.
Sejak menghilang pada tahun 1967, sedikit yang berubah di rumah itu. Rumah bergaya tradisional Thailand tersebut kini telah dikelola dengan baik oleh pihak kerajaan, dan menjadi salah satu destinasi utama bagi wisatawan di Bangkok.
Museum Jim Thompson House terdiri dari enam rumah dengan struktur kayu jati dari berbagai penjuru Thailand. Pembangunan rumah tersebut selesai pada 1959.
Untuk tur mengelilingi Jim Thompson House, Anda cukup membayar 100 baht atau sekitar Rp 30 ribu. Beberapa orang pemandu akan mengajak Anda berkeliling mengenal tiap sudut dalam rumah yang terletak di 6 Soi Kasemsan 2, Rama 1 Road, Bangkok itu. Ada juga restoran dan toko pakaian Jim Thompson di area kompleks museum.
(shf/fay)












































Komentar Terbanyak
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
Viral 'Tembok Ratapan Solo', Politisi PSI: Bukti Jokowi Dicintai
Memalukan! Turis Turun dari Kapal Pesiar di Lombok Malah Disambut Tumpukan Sampah