Mengintip Tempat Mandi Sang Jenderal AS di Morotai
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Mengintip Tempat Mandi Sang Jenderal AS di Morotai

- detikTravel
Kamis, 12 Jul 2012 18:38 WIB
Mengintip Tempat Mandi Sang Jenderal AS di Morotai
Pemandian Air Kaca (Agung Prasetya Siregar/ACI)
Morotai - Sebuah pulau di Maluku Utara menyimpan banyak kisah Perang Dunia II. Salah satunya adalah kisah mengenai Jenderal Besar AS, Douglas MacArthur. Air Kaca di Daruma, Morotai pernah jadi tempat mandi Sang Jenderal.

Pemandian Air Kaca akan menjadi salah satu destinasi sejarah yang akan dikunjungi para peserta Sail Morotai 2012. Acara yang akan berlangsung dari Juli hingga September 2012 ini memang memiliki tema besar yaitu sejarah. Bukan sekadar pelayaran biasa, namun juga mengupas banyak fakta dan sisa sejarah yang pernah terjadi di Morotai.

"Akan ada banyak destinasi sejarah yang akan dikunjungi di Morotai," ujar Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Indroyono Soesilo saat Rakornis Sail Morotai di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemandian ini masuk dalam salah satu objek wisata yang menarik bagi para pecinta ranah sejarah. Ceruk yang berisi sumber air bersih ini pernah menjadi tempat mandi Jenderal MacArthur. Akan jadi kepuasan tersendiri jika bisa melihat langsung lokasi yang dulu pernah dijejaki MacArthur. Ia adalah Jenderal terbaik AS yang diterjunkan pada masa Perang Dunia I dan Perang Dunia II untuk melawan Jepang.

Dengan membayar Rp 10.000 untuk mobil dan Rp 5.000 untuk motor, pengunjung bisa melihat sendiri bagaimana bentuk pemandian tersebut. Letaknya berada di komplek pepohonan yang rindang. Pemandiannya sendiri memiliki dalam kurang lebih 2,5 meter.

Di sana, masih tersisa air berwarna kebiruan yang berasal dari mata air. Sayangnya, nama yang diberikan untuk pemandian ini tidak lagi sepenuhnya tepat. Air Kaca diartikan sebagai air yang sebening kaca. Namun sayangnya, air di pemandian itu sudah tidak terlalu jernih.

(shf/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads