Di Pacific Place, Sudirman Central Building Distric (SCBD), Jakarta Selatan bisa menjadi destinasi seru untuk anak-anak saat akhir pekan ini. Di sana terdapat Kidzania, taman bermain dengan tema kota yang bisa mengajarkan anak-anak untuk bekerja layaknya profesi sungguhan.
Jangan kaget jika melihat bagian depan pesawat tersangkut di lantai 6 Pacific Place, sebab itulah pintu masuk Kidzania. Desainnya memang sengaja dibuat layaknya sebuah bandara. Anak-anak seakan dibawa masuk ke dalam sebuah negara khusus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kota ini buka setiap hari. Dari Senin sampai Kamis, Kidzania buka pukul 09.00-16.00 WIB, seperti yang dilihat detikTravel pada papan harga di Kidzania minggu lalu. Tiket masuknya dibandrol dengan harga Rp 130.000. Untuk akhir pekan, Kidzania buka 2 sesi. Yang pertama pukul 09.00-14.00 WIB dan yang kedua pukul 14.00-20.00 WIB. Untuk tiap sesi tersebut, Anda harus membayar Rp 115.000. Bagi orangtua yang mendampingi, dikenai tiket seharga Rp 75.000 dan anak di bawah 2 tahun dikenai harga Rp 50.000.
Pertama kali bermain, anak-anak akan dimodali dengan sebuah cek berisi 50 Kidzos (mata uang Kidzania). Cek tersebut bisa dicairkan menjadi pecahan uang kertas di sebuah bank yang ada di dalam. Setelah itu, barulah 'kehidupan' sebenarnya di Kidzania dimulai.
Selama 5 jam, anak-anak bisa mewujudkan cita-cita mereka dalam kota ini. Ada lebih dari 70 wahana yang bisa digunakan anak-anak sebagai 'kantor' tempat mereka bekerja. Anak-anak bebas memilih pekerjaan yang mereka suka, seperti dokter gigi, pemadam kebakaran, polisi, penjaga swalayan, pembalap, montir, pilot, pembuat cokelat, penyiar, pesulap, dan masih banyak lagi.
Setiap pekerjaan yang mereka lakukan, anak-anak akan diberi upah yang berbeda-beda setiap pekerjaan. Kidzos demi Kidzos telah dikumpulkan, sekarang saatnya anak-anak melakukan hal-hal yang mereka senangi lainnya, yaitu berbelanja dan jalan-jalan.
Uang tersebut bisa ditukarkan dengan berbagai barang kebutuhan mereka di sebuah swalayan atau di pusat cinderamata Kidzania. Jika tidak ingin berbelanja, mereka bisa berkunjung ke theater untuk menyaksikan pertunjukan, ke salon, berkeliling dengan taksi atau bus, dan masih banyak kegiatan lainnya.
Akan tetapi, jika mereka tidak ingin menghabiskan uangnya, anak-anak bisa menabungkannya di bank. Pada kesempatan selanjutnya, mereka bisa kembali menggunakan uang tersebut untuk kembali bermain.
(shf/shf)
Komentar Terbanyak
Ada Gerbong Khusus Merokok di Kereta, Kamu Setuju?
Terpopuler: Dedi Mulyadi Terancam Dicopot, Ini Penjelasan DPRD Jabar
Cerita Tiara Andini Menolak Tukar Kursi sama 'Menteri' di Pesawat Garuda