Jelajah Mataram dengan Sepeda Motor, Seru!
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Jelajah Mataram dengan Sepeda Motor, Seru!

- detikTravel
Kamis, 23 Agu 2012 09:18 WIB
Jelajah Mataram dengan Sepeda Motor, Seru!
Pantai Senggigi dari atas bukit (Shafa/detikTravel)
Mataram - Ibukota Lombok, Mataram memiliki beberapa destinasi wisata yang tidak bisa dilewatkan. Menjelajah kota ini dengan motor ternyata tak kalah seru dibanding dengan mobil.

Saya berdua teman saya memutuskan untuk menjelajah secuil bagian Pulau Lombok dengan sepeda motor beberapa waktu lalu. Pagi hari, kami berangkat dari Mataram menuju Taman Narmada. Tak Terlalu jauh, hanya menghabiskan waktu sekitar 15 menit.

Jalan yang tidak terlalu ramai dan papan petunjuk yang cukup jelas membuat perjalanan cukup lancar. Dengan tiket masuk Rp 5.000 per orang, kami menapaki taman tersebut. Ada beberapa pura, komplek tanaman cantik dan kolam renang dengan air yang sejuk di sana. Konon, kolam tersebut digunakan para puteri raja untuk mandi pada zaman dahulu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah puas jalan-jalan di Taman Narmada, kami melanjutkan perjalanan. Kali ini kami penasaran dengan Pura Suranadi. Pura kecil ini berada di tepian hutan kota. Letaknya yang ada di jalan kecil sedikit menyulitkan perjalanan kami. Pura tenang dengan beberapa orang yang sedang beribadah menghapus kelelahan kami.

Di sana terdapat sebuah kolam dengan ikan yang konon jika terlihat bisa mendatangkan keberuntungan. Beruntungnya, kami melihat ikan tersebut secara tidak sengaja. Ikan keberuntungan jenis ini juga ada di Pura Lingsar yang jadi destinasi kami selanjutnya. Di pura ini pula, semua orang di Lombok bisa berdoa di sini, tak peduli apa agamanya.

Selesai mengunjungi beberapa pura, kami memutuskan untuk ke Pantai Senggigi. Pantai ini jadi destinasi wajib kunjung kala sedang berlibur ke Lombok. Tak beda dengan turis lain, kami pun mendatangi pantai tersebut. Namun karena penuh, kami memutuskan untuk mencari pantai lain.

Dimulailah petualangan yang sebenarnya. Perjalanan menyusuri tepi pantai benar-benar menantang. Meski beraspal mulus, jalan ini naik turun dan banyak yang belok patah. Saya yang belum terlalu mahir mengendarai motor, harus ekstra hati-hati agar bisa selamat sampai tujuan.

Saat hampir putus asa, terlihatlah sebuah pantai sepi yang hanya dihuni sapi yang asik memamah biak. Sedikit ragu, kami bertanya kepada seorang ibu yang sedang duduk santai, dan ia menjawab pantai ini bernama Nipah. Tanpa pikir panjang, saya langsung memarkir motor dan segera berlari ke pantai.

Bermain di Pantai Nipah benar-benar mengasyikkan. Pantainya sepi, bersih dan airnya jernih. Apalagi dengan pemandangan tebing di samping pantai, indah! Kami menunggu sore di pantai ini dengan bermain air dan pulang dengan hati puas.

(shf/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads