Saat traveling ke Korsel, biasanya turis tidak akan melewatkan santap malam di banyak warung tenda khas di sana. Salah satu kuliner yang wajib dicicipi adalah arak tradisional Korsel.
Memang benar, sama seperti Jepang, Korsel juga memiliki berbagai jenis minuman arak tradisional. Saking banyaknya, Korsel sampai membuat sebuah museum yang khusus berisi arak alias minuman keras khasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Traveling ke museum ini, wisatawan tidak hanya mendapatkan informasi tentang sejarah arak tradisional Korsel, tetapi juga mengetahui segala macam bahan pembuatannya. Bahkan, Sansawon juga menghadirkan seluruh alat tradisional yang biasa digunakan untuk membuat arak.
Jangan cuma berhenti di depan gerbangnya, ayo masuk dan temukan berbagai koleksi menarik milik Sansawon. Ada sekitar 1.000 koleksi menarik yang bisa Anda lihat di dalam museum, mulai dari buku sejarah arak, alat pembuatan arak tradisional, hingga botol-botol penyimpanan.
Museum Sansawon yang buka mulai pukul 08.30-17.30 waktu setempat ini, juga menyediakan kelas khusus untuk para turis yang ingin membuat arak khas Korsel, yaitu Kelas Gayangju. Di kelas ini, turis akan diajarkan bagaimana membuat arak, mulai dari bahan hingga proses pembuatannya.
Kelas Gayangju ini sudah termasuk dalam tiket museum, yaitu 2.000 Won (Rp 17.000) untuk dewasa dan 1.000 Won (Rp 8.500) untuk anak-anak.
Karena turis akan diajarkan mulai dari pemilihan bahan, pemberian ragi, hingga menjadi alkohol, kelas ini bisa memakan waktu hingga 2 jam. Eits tapi tunggu dulu, selepas kelas Anda akan dibekali dengan arak tradisional Korea buatan Sansawon.
(ptr/sst)












































Komentar Terbanyak
Parah Banget! Turis Thailand Jadi Korban Maling di Bromo, 7 Koper Hilang
11 Bandara Papua Ditutup
Sejarah Tembok Ratapan yang Asli: Tempat Suci Umat Yahudi