Band-e-Amir, Danau Indah di Tengah Gurun Afghanistan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Band-e-Amir, Danau Indah di Tengah Gurun Afghanistan

- detikTravel
Kamis, 20 Sep 2012 15:17 WIB
Band-e-Amir, Danau Indah di Tengah Gurun Afghanistan
Band-e-Amir, danau di tengah gurun Afghanistan (Amusing Planet)
Afghanistan - Tak ada yang menandingi kecantikan Band-e-Amir, sebuah danau di wilayah timur Afghanistan. Kalau dilihat dari angkasa, danau ini bagaikan tinta biru yang tumpah di atas kertas cokelat. Luar biasa indah!

Waktu statusnya menjadi Taman Nasional pada 2009, nama Band-e-Amir baru terdengar di seluruh dunia. Danau ini adalah Taman Nasional pertama punya Afghanistan. Tak heran, negara di Asia Tengah ini identik dengan lanskap pegunungan dan gurun, serta semak belukar yang menyelimuti sebagian besar daratannya.

Band-e-Amir adalah permata biru di tengah gurun. Kalau melihatnya sendiri, mungkin Anda akan menahan nafas lama sekali. Ada 6 danau yang akan memanjakan mata. Masing-masing jaraknya berdekatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warna birunya melebihi langit, bahkan lebih mirip lautan. Namun, permukaan air danau ini begitu tenang. Tak ada ombak yang diakibatkan angin. Tak ada aktivitas hewan, apalagi manusia. Band-e-Amir bukan tempat penuh turis seperti destinasi wisata pada umumnya.

Hindu Kush, pegunungan tertinggi kedua di dunia setelah Himalaya, berjejer mengelilingi Band-e-Amir. Walaupun berada di ketinggian 2.900 mdpl, hawa di sekitar danau ini cenderung panas. Tak ada satu pun tumbuhan yang hidup di sini ini kecuali semak belukar. Namun, justru kontrasnya warna alam itulah yang sangat cantik saat dibidik kamera.

Dari situs Wikitravel yang dikunjungi detikTravel, Rabu (19/7/2012), warna biru tua dari danau ini mencerminkan kejernihan air yang bermineral tinggi. Dari keenam danau itu, Band-e-Panir adalah yang paling mungil dengan diameter sekitar 100 meter. Danau terbesar adalah Band-e-Zulfiqar dengan panjang 6,5 kilometer. Sedangkan danau yang paling gampang diakses wisatawan adalah Band-e-Haibat.

Karena begitu terpencil, Band-e-Amir tergolong sulit untuk diakses. Wisatawan harus menyambangi kota kuno Bamiyan, sekitar 80 km dari danau tersebut. Setelah perjalanan darat dengan minivan, butuh beberapa jam trekking di gurun hingga akhirnya tiba di tepi danau ini.

Datanglah saat Anda berkunjung ke Afghanistan, karena keindahan Band-e-Amir tak boleh dilewatkan. Isi penuh baterai kamera Anda untuk memotret danau ini sebanyak-banyaknya. Naiklah ke Band-e-Haibat untuk menyaksikan matahari terbit, pukul 06.00 di bulan Oktober.

Saat mentari menampakkan wajahnya, turunlah ke danaunya untuk mengayuh perahu angsa yang disewakan. Lihat sendiri refleksi diri di permukaan danau yang jernih. Band-e-Amir akan membuat Anda tersenyum sampai pulang.

(sst/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads