Mungkin nama Desa Samboja terdengar asing di telinga. Padahal, desa ini menjadi salah satu pusat konservasi orangutan di Kalimantan Timur. Lanskap hutan di Desa Samboja adalah habitat primata endemik Kalimantan, yakni orangutan (Pongo pygmageus).
Kawasan konservasi yang dikelola Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) ini terbuka bagi wisatawan. Dari Bandara Sepinggan di Balikpapan, jarak tempuh menuju Desa Samboja adalah sekitar 35 km dengan waktu tempuh 1 jam. Sepanjang jalan, mata Anda akan dimanjakan dengan deretan pohon rindang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masing-masing pulau dihuni oleh 3-4 orangutan. Sisanya berkeliaran di alam bebas, masih di kawasan Desa Samboja. Total, populasi orangutan di kawasan ini mencapai 200 ekor. Anda bisa melihat kera raksasa ini dari dekat, memotret dan mencoba berinteraksi dengan mereka. Lucu!
Selain melihat habitat orangutan, Anda juga bisa menikmati perjalanan di tengah hutan Kalimantan. Trek yang licin dan sulit dilewati menjadi tantangan tersendiri bagi wisatawan. Nikmatilah sensasi seru ini dari atas mobil bak terbuka!
Sayangnya, Desa Samboja masih kurang diminati turis domestik. Hal ini terlihat jelas saat detikTravel berkunjung pada Juli 2012 lalu. Turis mancanegara masih mendominasi pusat konservasi orangutan ini. Padahal, Desa Samboja dilengkapi fasilitas yang nyaman untuk wisatawan. Penginapan dan transportasi pun bisa didapat dengan mudah. Yuk, ke sana!
(ptr/ptr)












































Komentar Terbanyak
Parah Banget! Turis Thailand Jadi Korban Maling di Bromo, 7 Koper Hilang
Investor Serbu Gunungkidul, GKR Mangkubumi: Kita Adalah Jogja, Bukan Bali
Tragedi Papua, Penerbang Senior Angkat Bicara soal Risiko Terbang di Daerah Rawan