Pertemuan dengan Pembunuh Jack Daniel
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari AS

Pertemuan dengan Pembunuh Jack Daniel

- detikTravel
Kamis, 27 Sep 2012 19:09 WIB
Pertemuan dengan Pembunuh Jack Daniel
Jack Daniel's, minuman terkenal di seluruh dunia (Ine Yordenaya/detikTravel)
Tennessee - Wisata kali ini agak beda dari biasa. Bukan melihat indahnya pemandangan atau kemegahan bangunan. Jalan-jalan kali ini beragendakan pertemuan dengan pembunuh pencipta wishkey, Jack Daniel's di Tennessee, Amerika Serikat.

Bagi yang belum kenal, Jack Daniel's merupakan merek whiskey ternama asal Tennessee, Amerika Serikat. Sang penggagas adalah pria bernama lengkap Jasper Newton 'Jack' Daniel yang lahir di tahun 1850an.

Kembali ke pertemuan saya dengan pembunuh Jack Daniel, momen itu terjadi pada Rabu (26/9/2012) di area pabrik Jack Daniel's yang berlokasi di Lynchburg, Tennessee, Amerika Serikat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tepat pukul 10.30 waktu setempat, saya tiba di lokasi. Sempat bingung. Apa benar saya ada di area pabrik. Karena yang saya lihat adalah rumah kayu cantik dengan pepohonan rindang dan bunga di sudut-sudut pekarangan.

Melangkah masuk, ternyata rumah yang saya lihat adalah tempat penerimaan kedatangan turis. Ada patung Jack Daniel, contoh alat produksi dan gambar proses pembuatan whiskey.

Saya lalu diberi tiket bertuliskan 'Distillery Tour'. Atau bisa juga disebut: wisata pabrik. Seluruh peserta tur akan diajak berkeliling pabrik. Diberi penjelasan bagaimana whiskey diproduksi dan sejarah menarik di baliknya.

Tak lama, seorang pria dengan ramah menyapa, "Halo. Nama saya Wes. Saya adalah pemandu Anda, dan akan menemani sepanjang tur."

Selain saya, ada 20-an orang lagi yang ikut tur bersama saya. Kami semua lalu diajak Wes menonton video singkat memperkenalkan Jack Daniel's. Wes lalu memandu kami ke luar ruangan. Sudah ada bus putih berlogo Jack Daniel's menunggu.

Dalam 5 menit, bus tersebut membawa kami ke tempat pengolahan arang, salah satu bahan baku utama produksi whiskey. Selain arang, bahan penting lainnya dalam pembuatan whiskey Jack D adalah jagung dan air.

Usai berbicara seputar arang, Wes mengajak kami berjalan kaki. Semilir angin jelang memasuki musim dingin dan suasana pedesaan membuat perjalanan terasa menenangkan hati.

Tak sampai 10 menit, kami sampai ke gua sumber air yang menjadi andalan. Air di gua tersebut diklaim memiliki suhu stabil, tak peduli cuaca sedang panas atau dingin. Air tersebut juga tak memiliki kandungan besi, yang dipercaya membuat hasil whiskey lebih sempurna.

Di depan gua, ada sebuah rumah kayu mungil. Ternyata di sanalah saya akan bertemu dengan pembunuh Jack Daniel. Bangunan dengan interior masa lampau itu dulunya adalah kantor.

Suatu hari, kata Wes, Jack Daniel datang ke kantor lebih pagi dari biasanya. Ia ingin membuka brankas, namun tak bisa. Rekan kerjanya yang biasa membuka brankas masih belum datang. Jack kesal. Dengan sekuat tenaga, ia menendang brankas itu sampai kakinya terluka parah.

Luka tersebut tak kunjung sembuh. Sampai akhirnya 6 tahun kemudian ia meninggal dunia. Jack divonis tewas akibat keracunan pasca luka tendangan kaki ke brankas. Brankas yang menjadi pembunuh Jack masih ada di sana. Saya dan seluruh peserta tur bisa melihat dan memegangnya.

"Pesan moral dari meninggalnya Jack, jangan pernah datang terlalu pagi ke kantor," ujar Wes disambut gelak tawa peserta tur.

Jack Daniel yang berperawakan kecil untuk ukuran orang Amerika (tingginya hanya 157cm) meninggal tahun 1911.

Tur berlanjut ke lokasi fermentasi jagung, pengisian whiskey ke dalam botol, packaging, dan gudang penyimpanan. Dari tur ini Anda bisa melihat bagaimana sebuah merek ternama dengan pendapatan ratusan juta dollar per tahun masih mempertahankan tradisi lama. Masih ada peran tangan manusia dalam proses produksinya. Tak semata-mata mengandalkan teknologi tinggi. Sayang, kami tak boleh mengabadikan gambar di dalam ruang produksi.

Sepanjang tur yang menghabiskan waktu sekitar 60 menit itu, Wes juga berbagi kisah mengenai sosok Jack. Sosok yang disebutnya sangat tegar, karena mulai bekerja di usia 6 tahun. Sosok yang berbakat, karena bisa meracik whiskey kualitas premium dan mengenali lebih dari 200 aroma buah dan rempah dalam satu gelas whiskey. Juga sosok berkemauan kuat karena bisa mengawali pengembangan merek Jack Daniel's sampai terkenal saat ini.

Rekomendasi untuk Anda yang berencana mengikuti tur ini: menginaplah di Kota Nashville. Nashville yang juga bagian dari Tennessee merupakan kota yang lebih ramai dengan akomodasi dan spot hiburan yang lebih beragam.

Menggunakan bus, Nashville-Lynchburg memakan waktu 1,5 jam. Banyak agen wisata menawarkan tur Jack Daniel's dengan biaya sekitar USD 45 (Rp 430 ribu) sudah termasuk bus pulang-pergi Nashville-Lynchburg dan makan siang.

(ine/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads