Bertemu Ariel Si Putri Duyung Cantik di Copenhagen

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Bertemu Ariel Si Putri Duyung Cantik di Copenhagen

- detikTravel
Rabu, 03 Okt 2012 07:47 WIB
Bertemu Ariel Si Putri Duyung Cantik di Copenhagen
Patung Putri Duyung merupakan maskot Kota Copenhagen. Putri duyung ini sedang menatap laut lepas. (Fitraya/detikTravel)
Copenhagen - Siapa yang tidak kenal dongeng Si Putri Duyung Kecil (Little Mermaid) karya Hans Christian Andersen. Di negara asalnya, Denmark, patung sang putri duyung di Pantai Copenhagen jadi destinasi wajib para traveler.

Hans Christian Andersen memang pendongeng jagoan. Semasa hidupnya di abad ke-19, lahirlah dongeng seperti Thumbelina, Gadis Korek Api, Itik Buruk Rupa dan tentu saja si Putri Duyung Kecil. Yang terakhir ini, diangkat menjadi film animasi oleh Disney dengan judul Little Mermaid.

Untuk menghargai jasa Andersen, maka dibuatlah patung Putri Duyung di Copenhagen. Ide ini digagas oleh Carl Jacobsen, anak dari pemilik perusahaan bir Carlsberg pada 1909. Yang menjadi pematung adalah Edvard Eriksen dengan memakai model istrinya sendiri untuk tubuh, dan ballerina Ellen Price untuk kepalanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Patung ini selesai pada 1913, dan kemudian didudukan di atas sebuah batu di pelabuhan Langelinie, Copenhagen. Wujudnya adalah seorang perempuan namun kakinya berupa ekor ikan. Dia duduk di atas batu dengan wajah menatap laut lepas, seolah sedang menunggu sang pangeran datang seperti di dalam kisahnya.

Untuk yang baru pertama kali melihatnya, cukup mengejutkan juga. Seperti waktu detikTravel berkunjung beberapa waktu lalu. Meskipun patung ini menjadi maskot Copenhagen yang terkenal di dunia, ukurannya ternyata kecil. Tingginya hanya 1,25 meter dengan berat 175 kg.

Meski begitu, turis tetap membanjir ke pelabuhan ini. Ternyata, patung Putri Duyung hanya sedikit saja menjorok ke lautan. Para turis masih bisa menjangkau patung ini dengan berdiri di tepi dermaga, dan bebatuan agar bisa berfoto dari dekat.

Di tempat tersebut ada larangan memanjat batu dan patung Putri Duyung. Tapi, tetap saja ada turis yang tidak peduli. Memang tidak ada polisi yang menjaga maskot Copenhagen ini. Kawasan dermaga Langelinie pun secara umum memang sepi, kecuali di sekitar patung.

Itu sebabnya, patung Putri Duyung ini rawan dijahili wisatawan dan sudah berulang kali direnovasi. Sepanjang sejarah, Putri Duyung ini pernah dicat sampai dipotong kepala dan tangannya.

Copenhagen pun punya banyak oleh-oleh bertema Putri Duyung. Berbagai toko suvenir Copenhagen menyediakan aneka cinderamata mulai dari miniatur patung lengkap dengan batu dudukannya sampai T Shirt Putri Duyung. Jangan lupa untuk mampir ke Museum Hans Christian Andersen di seberang Balaikota Copenhagen, ya!

(ptr/ptr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads