2 Destinasi Wajib Saat ke Arafah
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

2 Destinasi Wajib Saat ke Arafah

- detikTravel
Rabu, 24 Okt 2012 15:32 WIB
2 Destinasi Wajib Saat ke Arafah
Jabal Rahmah (Putri/detikTravel)
Jakarta - Tepat esok hari, jamaah haji seluruh dunia akan wukuf di Padang Arafah, inilah puncaknya ibadah haji. Tapi tahukah Anda, masih ada tempat lain yang juga menarik dikunjungi, di sekitar Padang Arafah.

Dalam ibadah haji, wukuf adalah salah satu kegiatan yang wajib dilakukan. Di sini, para jamaah akan duduk, berdoa dan melakukan semua ibadah untuk mengingat Tuhan.

Wukuf hanya bisa dilakukan di Padang Arafah. Ya, karena kegiatan inilah banyak orang yang mengenal Arafah sebatas tempat untuk wukuf. Padahal, di luar itu, Arafah juga memiliki destinasi wisata yang menarik dikunjung, seperti 2 tempat ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikumpulkan detikTravel, Rabu (24/10/2012) berikut adalah 2 destinasi yang wajib dikunjungi saat berada di Arafah:

1. Jabal Rahmah

Jabal Rahmah adalah salah satu destinasi yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Jabal dalam bahasa Arab berarti bukit, sedangkan rahmah berarti rahmat atau kasih sayang. Jika digabung ini berarti bukit penuh kasih sayang. Penasaran kenapa diberi nama ini?

Konon, di Jabal Rahmah nenek moyang manusia bertemu setelah 100 tahun berpisah, yaitu Adam dan Hawa. Untuk mengenang pertemuan bersejarah ini, maka dibangunlah sebuah tugu besar di puncak bukit.

Setiap hari, Jabal Rahmah selalu dipadati wisatawan yang ingin melihat bukit yang menjadi saksi bisu pertemuan dua manusia, seperti saat detikTravel berkunjung beberapa waktu lalu. Saat itu Jabal Rahmah sangat dipenuhi wisatawan, ada yang dari Asia, Afrika, dan Eropa datang ke sini.

Ternyata, bukan cuma untuk mengenang sejarah, ada banyak tujuan di balik datangnya turis ke Jabal Rahmah. Salah satunya adalah untuk berdoa. Banyak orang yang percaya kalau Jabal Rahmah adalah tempat paling pas untuk berdoa mencari jodoh.

Tak peduli udara panas yang membakar kulit, dengan semangat mereka mendaki anak tangga yang sengaja disediakan untuk mencapai puncak bukit. Satu tujuannya, yaitu untuk menuliskan nama di atas tugu batu. Padahal, jika menengok ke samping, ada sebuah papan yang berisi larangan untuk mencorat-coret batu di bukit, mereka tetap menulis nama diri dan pasangan.

Puas mendaki bukit, saatnya berkeliling sebentar. Ada banyak unta wisata yang didandani dengan rangkaian bunga cantik, dan bangku sebagai singgasananya. Duduk berdua sambil mendekap erat pasangan di atas unta sambil berkeliling Arafah pasti terasa begitu romantis.

2. Masjid Namirah

Selain Jabal Rahmah, tempat lain yang juga ramai dikunjungi wisatawan religi saat di Arafah adalah Masjid Namirah. Ini adalah salah satu tempat bersejarah yang ada di kawasan Arafah. Biasanya, para jamaah haji atau umrah akan berhenti sesaat di sini dan melakukan salat dzuhur.

Jika menengok ke sejarah, ternyata dulu Rasulullah SAW bersama rombongan juga pernah singgah di tempat masjid ini berdiri ketika haji dulu. Saat itu, Rasul dan rombongan berhenti sebelum wukuf di Padang Arafah untuk salat dzuhur dan ashar.

Kemudian, sebelum wukuf dimulai, Rasul pun berkhotbah di tempat yang sama. Kemudian, di tempat beliau berkhotbah, dibangunlah masjid yang diberi nama Namirah.

Kenapa diberi nama Namirah? Ini karena bukit yang ada di sebelah masjid bernama Namirah. Maka masjid ini pun diberi nama yang sama, Masjid Namirah.

Masuk ke dalam, Anda bisa melihat masjid yang luas dengan ukuran kurang lebih 8.000 m2. Sekitar 350.000 orang bisa ditampung di dalam masjid ini dengan 64 pintu ini.

Ternyata masjid ini berada di dua wilayah, sebagian di Arafah dan sebagian lagi di Lembah Uranah. Mau tahu bagian mana saja yang masuk Arafah dan mana yang masuk Lembah Uranah? Datang saja saat waktu wukuf tiba. Saat itu, jamaah hanya akan wukuf di bagian masjid yang berada di kawasan Arafah. Selebihnya akan kosong, karena bukan bagian tempat untuk wukuf.

Eits, tapi tak perlu takut Anda berada di tempat dilarang untuk wukuf. Di dalam masjid sudah tersedia papan peringatan yang menunjukkan batas wilayah yang bisa digunakan untuk wukuf. Asyiknya, papan peringatan ini tersedia dalam berbagai bahasa, seperti Arab, Inggris, Melayu, Prancis, dan banyak lagi.

(ptr/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads