Memasuki bulan Desember, beberapa negara sudah mempersiapkan berbagai acara untuk menyambut suka cita Natal. Tidak terkecuali di Kota Antigua, Guatemala. Selain memiliki daya tarik karena seluruh bangunannya punya arsitektur cantik bergaya baroque Spanyol, Antigua punya festival aneh yaitu festival membakar setan atau yang dikenal dengan Burning of the Devil atau La Quema del Diablo.
Festival membakar setan ini berhasil membuat wisatawan penasaran. Mengutip situs Lonely Planet, Rabu (5/12/2012), setiap tahunnya pada tanggal 7 Desember untuk menyambut Natal, kota ini selalu mengadakan Burning of the Devil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seiring waktu itu diformalkan dan di samping tumpukan sampah individu, masyarakat mulai membakar patung setan. Kini, mau penduduk lokal ataupun wisatawan, setiap tanggal tersebut akan berkumpul dalam satu tempat. Mereka berbondong-bondong datang untuk melihat dan ikut serta dalam festival ini.
Setan yang digunakan di sini bukanlah setan dalam arti sesunggughnya. penduduk lokal akan membuat patung berbahan kain, kertas dan bahan lainnya yang mudah terbakar. Kalau di Indonesia, patung seperti ini biasa disebut ogoh-ogoh. Nah, patung-patung ini dibuat dengan paras menyeramkan layaknya setan.
Seperti merayakan Halloween, adapula penonton yang menggunakan kostum setan atau hanya sekadar menggunakan bandana tanduk iblis yang menyala. Semua keluarga berhak membuat patung setan menurut versi masing-masing.
Adanya festival ini karena penduduk Guatemala percaya kalau setan bersembunyi di sudut-sudut rumah mereka dan di tengah-tengah puing sampah. Oleh sebab itu, mereka membakar patung setan agar, semua iblis yang berkeliaran di Guatemala bisa hilang dan musnah.
Saat waktu yang ditentukan untuk membakar patung tersebut tiba, ada seorang pria yang membawa obor dan pengeras suara. Dia akan melontarkan hujatan kepada patung tersebut hingga akhirnya, obor yang dibawa membakar 'iblis' besar yang diletakkan di tengah-tengah penonton.
Ledakkan dari boneka tersebut, tak jarang membuat anak-anak ketakutan. Akan tetapi, tarian dan musik juga mengiringi sepanjang festival ini. Konon, ini menandakan kemenangan mereka dari para iblis. Saat perayaan Natal, Guatemala sudah bersih dari setan.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Protes Keras Upacara Adat di Bali, Terganggu Suara Musik
Investor Serbu Gunungkidul, GKR Mangkubumi: Kita Adalah Jogja, Bukan Bali
Cerita Pilot Wanita Garuda Terbangkan Bryan Adams dan Diundang ke Konsernya