Ketinggalan pesawat. Insiden itu cukup familiar di kalangan traveler, mungkin Anda juga pernah merasakannya. Bagi warga Jakarta misalnya, insiden ketinggalan pesawat bukan hal yang baru lagi. Perjalanan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta membutuhkan usaha yang cukup keras, mengingat kemacetan yang dilewati cukup akut.
Ada beberapa hal yang perlu diingat traveler agar tidak ketinggalan pesawat. Salah satunya, imbauan dari pihak Angkasa Pura untuk datang minimal 2 jam sebelum keberangkatan pesawat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu bagaimana kalau Anda tetap ketinggalan pesawat?
Jangan panik. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah melapor ke counter maskapai penerbangan. Trisno mengatakan, ada 2 kemungkinan tergantung tiket yang Anda punya saat itu.
"Kalau punya tiket dengan harga normal fare, bisa digunakan lagi untuk penerbangan setelahnya. Tapi kalau beli yang promo, harus beli lagi tiket penerbangan selanjutnya," tambah Trisno.
Hal serupa diungkapkan Ikhsan Rosan, Public Relations Garuda Indonesia. Kata Ikhsan, traveler yang ketinggalan pesawat bisa langsung melapor untuk dioper ke penerbangan selanjutnya.
"Pesawat kan frekuensinya banyak, jadi bisa dioper ke penerbangan selanjutnya tergantung penuh atau tidaknya. Bisa jadi pesawat penuh, tapi ada penumpang yang cancel," tutur Ikhsan saat dihubungi detikTravel.
Lalu bagaimana kalau pesawat berikutnya penuh? Kalau hal itu terjadi, lanjut Ikhsan, penumpang otomatis masuk waiting list. Pihak maskapai akan memprioritaskan Anda kalau ada bangku kosong di penerbangan berikutnya. Kalau imbauan datang 2 jam sebelum keberangkatan pesawat agaknya memberatkan, Anda bisa check in via internet atau telepon.
"Kalau nggak bisa datang 2 atau 1 jam sebelum keberangkatan tapi yakin masih bisa tepat waktu, coba saja online atau telephone check-in. Kalau sudah begitu, penumpang bisa datang 40 menit sebelum boarding," tambahnya.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Kisah Siswa SD Viral di Salatiga, Piknik ke Jakarta Sewa Pesawat Garuda
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel