Pos Ketan berada kawasan Alun-alun Batu. Hampir setiap hari, tempat ini selalu dipenuhi orang, baik warga lokal Batu atau pun wisatawan.
detikTravel pun sempat berkunjung langsung ke Pos Ketan Kamis (28/3/2013) malam lalu. Saat itu saya dan beberapa rekan wartawan sengaja berkunjung ke Alun-alun Batu untuk mencari kudapan malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanpa ragu saya pun bergegas masuk ke dalam warung. Di bagian dalam ternyata tak kalah ramai. Banyak orang yang berdiri di dalam untuk memesan ketan.
Ada berbagai jenis olahan ketan yang dijual Pos Ketan, antara lain ketan keju susu, ketan keju cokelat susu, dan ketan serundeng. Harganya beragam mulai Rp 3.000-5.000/piring.
Ditanya ketan apa yang paling digemari, sang pelayan warung menjawab "Semua ketan disukai kok."
Saya pun menjatuhkan pilihan pada ketan keju susu. Selesai memesan, ternyata setiap pembeli akan diberikan nomor antrean. Saya pun mendapat nomor 67.
Setelah memegang nomor, saya langsung mencari tempat duduk. Agak susah memang, karena hampir seluruh tempat terisi pengunjung, dan kebanyakan anak muda bersama teman-teman satu geng.
Berkeliling cukup lama, akhirnya tempat lesehan menjadi lokasi saya dan teman-teman menunggu pesanan. Ditemani semilir angin dingin khas Kota Batu, saya mulai menikmati keramaian Pos Ketan.
"Nomor 56," teriak salah seorang pelayan yang akan mengantarkan ketan. Rupanya begini cara mereka memberikan pesanan.
Para pelayan akan berkeliling sekitar tempat duduk, dan memberikan pesanan. Telinga tentu harus selalu siaga agar ketan tidak terlewat.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong