Sesuai dengan namanya, Red Lagoon mempunyai perairan berwarna merah. Danau ini berlokasi di Kota Camina, sekitar 147 km dari Kota Iquique di Chili bagian utara.
Dikutip dari Amusing Planet, Rabu (17/4/2013), warna merah pada air Red Lagoon seperti tinta atau darah. Meski penduduk lokal sudah mengetahui keberadaan Red Lagoon, National Service of Tourism Chili justru baru tahu pada tahun 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itulah sebabnya, dahulu tidak ada yang tahu persis letak Red Lagoon. Bahkan, hilangnya ribuan penduduk Suku Aymara dipercaya karena akibat mereka minum air di danau tersebut.
Warna merah pada air Red Lagoon semakin kontras dengan dua kolam alami berwarna kuning dan hijau yang mengelilinginya. Tak kalah misterius, konon dua kolam tersebut akan mengeluarkan gelembung bila disinggahi oleh orang-orang yang tidak menyenangkan. Nah, karena mitos itulah banyak orang yang menyimpulkan kalau warna merah pada laguna tersebut karena adanya makhluk halus.
Berbeda dengan mitos tentang Red Lagoon, beberapa pakar tentang warna menganggap warna-warna berasal dari ganggang yang hidup di laguna tersebut. Perbedaan warna yang terjadi juga dikarenakan jenis ganggang yang hidup di setiap lagunanya berbeda-beda.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Gerbong Wanita Dipindah ke Tengah, Setuju?
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, MTI: Momentum Perbaiki Perlintasan Kereta
Di Belgia Ada Kompetisi Tiru Suara Burung Camar, yang Paling Mirip Jadi Juara