KAA digelar pada 18-24 April 1955 silam di Gedung Merdeka. Meski digelar saat Perang Dingin, KAA terbilang sukses. Asia dan Afrika makin mantap untuk bekerjasama dan menjadi Gerakan Non-Blok. Indonesia yang kala itu dipimpin Soekarno pun unjuk gigi kepada dunia. KAA menghasilkan rumusan Dasasila Bandung, yang berisi 10 poin dukungan perdamaian dunia.
Hari ini, Kamis (18/4) merupakan peringatan Konferensi Asia Afrika ke-58. 10.000 Orang yang berasal dari 106 negara KAA akan memeriahkan peringatan tersebut hingga Rabu (24/4) mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, Anda bisa mengenang konferensi tersebut di Museum KAA. Di dalam museumnya terdapat informasi sejarah yang lengkap tentang KAA, mulai dari kronologi KAA, profil-profil negara peserta KAA, foto-foto dokumenter, perpustakaan, hingga ruang diorama KAA dapat Anda lihat.
Museum KAA buka tiap hari Senin-Jumat, dari pukul 08.00-15.00 WIB dengan tiket masuk gratis. Museum ini juga menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Bandung.
Kini, beragam acara meriah bakal digelar di sekitar Gedung Merdeka dan Museuk KAA. Pagi tadi, berlangsung pengibaran 54 bendera anggota KAA oleh ratusan anggota Pramuka Kwarcab Bandung dalam pembukaan rangkaian peringatan KAA ke-58.
Sejumlah ruas jalan telah ditutup untuk peringatan KAA, seperti penutupan jalan di Jl Braga Pendek dan Jl Cikapundung Timur. 582 Personel gabungan pun dikerahkan untuk menjamin kenyamanan dan kelancaran peringatan tersebut.
Bagi Anda yang ingin berwisata sejarah tentang KAA dan merasakan kemeriahan peringatannya, datang saja ke Bandung akhir pekan ini. Selama satu minggu, dari Kamis (18/4) sampai Rabu (24/4), rasakan semangat KAA yang masih sangat terasa di Bandung!
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Viral Bule Hadang Mobil di Nusa Dua, Ia Berlutut Minta Tolong